SuaraBandungBarat.id - Kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J), masuk babak baru.
Para tersangka yang terlibat langsung dalam dugaan pembunuhan berencana Brigadir J ini akan segera disidangkan.
Jelang persidangan kelimanya bersama tersangka lainnya, pengakuan cukup mengejutkan soal alasan skenario tembak menembak dibuat.
Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo diduga menjadi dalam pembunuhan Brigadir J melalui pengacaranya menjelaskan mengapa dibuat skenario baku tembak.
Terbaru, Tim pengacara Ferdy Sambo, mengungkap tentang perkembangan terbaru kasus pembunuhan Brigadir J.
Dikatakan pihak pengacara Ferdy Sambo, Febri Diansyah, skenario baku tembak di Duren Tiga sengaja dibuat untuk menyelamatkan Bharada Richard Eliezer (RE) atau Bharada E.
Dalam penjelasannya, Febri Diansyah menjelaskan ada tiga fase dalam kasus yang menewaskan Brigadir J.
Dijelaskan Febri Diansyah, fase pertama adalah soal rangkaian peristiwa yang terjadi.
Kemudian pada fase kedua adalah dibuatnya skenario baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J.
Dan fase ketiga tentang proses penegakan hukum di kasus yang menjerat banyak pihak tersebut.
Dalam fase ketiga yakni penegakan hukum, Febri Diansyah mengatakan, Ferdy Sambo sudah mengakui semuanya, termasuk telah membuat skenario tembak-menembak Bharada E dan Brigadir J.
Febri Diansyah mengatakan, kliennya telah menyampaikan hal yang sebenarnya pada kasus yang menjadi bahasan satu NKRI ini.
"Ketika di awal tadi kami uraikan ada upaya untuk membangun skenario seolah tembak-menembak (Brigadir J dan Bharada E)," kata Febri Diansyah saat jumpa pers di Rooftop Hotel Erian, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2022).
Dari sana dikatakan Febri Diansyah ada upaya memindahkan TKP di Magelang, seolah-olah terjadi di Duren Tiga.
Kemudian, pada fase ketiga itu lantas dikoreksi oleh Ferdy Sambo. "Bahkan (Ferdy Sambo) menyampaikan informasi yang sebenarnya," kata Febri Diansyah.
Bukan itu saja, Febri Diansyah bahkan menjelaskan alasan Ferdy Sambo membuat skenario kejadian baku tembak di Duren Tiga.
Ferdy Sambo kata Febri Diansyah, mengakui membuat skenario tembak-menembak demi menyelamatkan Bharada E.
Berita Terkait
-
Bharada E Siap Perang Total Melawan Ferdy Sambo di Persidangan, Kesaksian Meleset Eliezer dalam Bahaya
-
Arti Nomor 69 di Rompi Tahanan Ferdy Sambo, Makna Dalam Asmara Favorit untuk Posisi Bercinta
-
Beredar Fotret Lawas Ferdy Sambo yang Bikin Putri Candrawati Kepincut Hatinya
-
Usai Kunjungi Rumah Magelang, Febri Diansyah : Bu Putri Setengah Pingsan di Luar Kamar, Ini Jadi Catatan Kami
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jalur Sukabumi Utara Padat Sabtu Siang: Imbas Akhir Pekan dan Bubaran Pabrik
-
Belajar dari Kasus Ponpes Pati: Ruang Pendidikan Gagal Hadirkan Rasa Aman
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Upaya Duda Lina Jubaedah Jadikan Bintang Ahli Waris Berakhir Tragis, Hakim Nilai Cacat Formil
-
Kembalinya Mahkota Raja Pajajaran, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Pukau Warga Bogor
-
Ketika Bantuan Pendidikan Tidak Selalu Sampai pada Kebutuhan Anak
-
Realita Kehidupan Dewasa yang Tidak Selalu Indah di Buku Rapijali 3