SuaraBandungBarat.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat melaporkan adanya kasus pertama kasus gagal ginjal akut yang menimpa warga asal Kecamatan Padalarang.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan Bandung Barat Nurul Rasyihan menjelaskan, berdasarkan laporan dari data Dinkes Provinsi Jawa Barat ada satu anak warga asal Kabupaten Bandung Barat terkonfirmasi gejala ginjal akut.
"Ada satu kasus di kecamatan Padalarang sudah kita konfirmasi berdasarkan data dari DInkes Jabar," katanya, Kamis 20 Oktober 2022.
Ia menambahkan, sebelumnya yang bersangkutan mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit Hasa Sadikin (RSHS) Bandung.
"Setelah kita melakukan penelusuran. Pasien tersebut dinyatakan meninggal tanggal 12 September 2022," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran terkait penghentian sementara konsumsi semua jenis obat sirup bagi anak. Hal tersebeut sebagai upaya pencegahan.
"Himbauan bagi masyarakat sesuai dengan edaran Kementerian untuk penggunaan sirup untuk anak, apa pun jenisnya sementara beralih dulu ke obat tablet atau minta resep obat puyer ke dokter. Jaddi masyarakat jangan dulu beli obat-obatan bebas berbentuk sirup," katanya.
Sementara itu, salah seorang ibu, Hanania Kaysha mengatakan, saat ini dirinya lebih berhati-hati saat anak sakit. Terlebih ada imbauan pemerintah untuk menghentikan sementara konsumsi obat sirup bagi anak.
“Kalau saya sebagai orang tua tentu khawatir terhadap anak. Oleh karena itu saya mengikuti anjuran pemerintah,” tuturnya. (*)
Baca Juga: BUMN Berbondong-bondong Lakukan Akselerasi Penurunan Emisi Karbon
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
WNA Turki Kehilangan Rp53 Juta Usai Datang ke Palembang demi Menikahi Gadis Kenalan Aplikasi
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Bikin Syok! Anggaran Bingkai Foto Prabowo dan Gibran Untuk Sekolah Rakyat Tembus Rp4,14 Miliar
-
Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi