/
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 18:33 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (ANTARA)

SuaraBandungBarat.id- Dugaan tindak pidana dalam impor bahan obat sirop yang memicu kasus gagal ginjal akut di Indonesia harus diusut tuntas. Pasalnya, hal ini menyebabkan ratusan anak di Indonesia menjadi korban obat tersebut. 

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau lokasi pengungsian di Gang Barjo, Kebon Kelapa, Kota Bogor, Sabtu (22/10/2022).

Ia menjelaskan, berdasarkan data awal bahan baku obat sirop ini diperoleh dari salah satu negara yang justru tidak terkena dampak gagal ginjal akut yang disebabkan oleh bahan baku obat tersebut.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, BPOM, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian dan kita telah mendapatkan masukan dari semua pihak. Tadi malam saya sudah telepon Pak Kapolri agar kasus gagal ginjal akut ini diusut dan ditelaah kemungkinan ada tidaknya tindak pidana," jelasnya.

Ia menyebut, Indonesia menjadi negara importir bahan baku obat yang menelan korban jiwa terbanyak yakni mencapai 100 orang anak jika dibandingkan dua importir negara lain yakni Zambia di Afrika Selatan sebanyak 70 kasus dan Nigeria di Afrika Barat berjumlah 25 kasus.

“Kita akan menelisik ke bagian yang paling hulu dari mulai asal bahan baku obat sirup itu, bagaimana proses masuk ke Indonesia, dan terdistribusi pabrik-pabrik farmasi mana serta macam-macam produk yang dihasilkan dari bahan tersebut,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah segera menetapkan status terkait ada pelanggaran atau tidak, dan jika ada masuk dalam kategori pidana atau tidak. Kasus ini sangat penting karena menyerang anak-anak di bawah umur, terutama umur 10 tahun ke bawah dengan rata-rata 1-6 tahun yang merupakan sumber daya manusia (SDM) berharga di masa depan. 

"Bagi kita, satu korban, bukan tak ternilai karena itu kita berharap kalau ada pelanggaran harus ditindak secara tegas," katanya.

Ia mengungkapkan hingga saat ini belum diketahui bagaimana dampak bagi mereka yang belum sembuh karena serangannya pada organ yang paling vital. Pemerintah tidak ingin kasus ini terulang kembali sehingga apa pun status hasil pengusutan kasus bahan baku obat sirop dalam kasus gagal ginjal ini yang terpenting adalah penanganan cepat. (*)

Baca Juga: Kirim Pesan Nyelekit untuk NasDem hingga Bawa-Bawa Rakyat, Ternyata Ini yang Diincar Wanda Hamidah di Golkar

Sumber: ANTARA berjudul Menko PMK minta Polri usut dugaan tindak pidana kasus gagal ginjal 

Load More