SuaraBandungBarat.id- Petisi Lesti Kejora dan Rizky Billar terus bergelora. Terlebih petisi tersebut mencapai angka 30.000 tagar di akun media sosial milik Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Komisioner KPI Pusat Nuning Rodiyah menjelaskan, ada dua hal yang disampakan publik pada tagar tersebut yakni boikot Lesti Bilar dan kedua Lesti tetap di hati.
“Yang ingin saya sampaikan adalah terma kasih kepada publik karena publik telah mempercayakan harapan-harapannya kepada KPI,” katanya sepeti dikutip dari YouTube Cumicumi, Minggu (23/10/2022).
Ia menambahkan, saat ini publik harus memahami bahwa pihaknya telah memberikan imbauan untuk tidak memberikan ruang kepada para pelaku KDRT.
“Nah ini kan berkembang sebagaimana dinamika yang berkembang di masyarakat dan saat ini juga banyak dibincangkan publik pasca dicabutnya laporan oleh yang bersangkutan. Tentunya KPI dalam posisi yang netral kemudian objektif harus memahami ada dua pendapat yang disampaikan oleh publik pada KPI,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya bakal mempelajari berkaitan dua pandangan yang berbeda terkait tagar Lesti Kejora dan Rizky Billar ini.
“Kemudian kita akan melihat perkembangan yang ada di masyarakat dan hari ini jadi perbincangan dan itu menjadi bahan pertimbangan kami (KPI),” katanya.
Ia menegaskan, yang paling utama adalah pihaknya memahami aspirasi publik ini semakin menguat pasca kekecewaan publik kepada publik figurnya yang tidak sesuai dengan harapannya.
“Maka kami simpulkan sementara adalah hari ini masyarakat sudah mulai Cerda dan kritis dalam menilai publik figurnya,” tuturnya. (*)
Baca Juga: Jangan Skip! 3 Hal Ini Harus Dilakukan saat Jadi Mahasiswa
Sumber: YouTube Cumicumi
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan
-
Profil Lo Kheng Hong, Warren Buffet-nya Indonesia yang Mendadak Jual Saham Salim Grup
-
20 Kode Redeem FF Terbaru 25 April 2026: Klaim Bundle Gintama dan Diamond, Dijamin Anti Zonk
-
Daftar 4 TNI Gugur di Lebanon, Terakhir Praka Rico Pramudia
-
Martabak HAR vs Terang Bulan di Palembang: 7 Alasan Duel Kuliner Malam Ini Tak Pernah Mati
-
AS Siapkan Imbalan Rp172 Miliar Buru Hashim Al-Saraji Tokoh KSS Terduga Penyerang Fasilitas Diplomat
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan