/
Kamis, 27 Oktober 2022 | 17:14 WIB
Tangkapan Layar: Korban trading Net89, Yeni (kiri) (YouTube Cumicumi)

SuaraBandungBarat.id- Sebanyak 230 orang menjadi korban dugaan investasi bodong robot trading net89. Akibatnya, total kerugian materi para korban mencapai Rp28 miliar.

Salah seorang korban, Yeni menjelaskan, akibat mengikuti investasi bodong net89 dirinya mengalami kerugian mencapai Rp 500 juta.

“Kalau kerugian materi saya pribadi sekitar Rp500 juta,” katanya seperti dikutip dari YouTube Cumicumi, Kamis (27/10/2022).

Ia mengaku, atas kejadian tersebut berdampak langsung pada dirinya. Pasalnya, uang yang raib akibat investasi bodong tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

“kalau bagi saya sangat berdampak karena itu uang untuk jaga-jaga. Ibaratnya uang pensiun lah ya,” katanya.

Lebih lanjut ia mngatakan, awal tertarik mengikuti investasi robot trading tersebut lantarang iming-iming keuntungan yang cukup besar dan menjanjikan.

“Saya juga sampai jual aset, saya pikir masuk sini itu bisnis dan bisa dapat provit (keuntungan) setiap bulan kan itu harapannya. Bisa buat modal usaha,” katanya.

Dengan kondisi yang dialaminya saat ini, lanjut Yeni, pihaknya meyakini robot trading net89 merupakan investasi bodong.

“Kalau melihat seperti ini berarti investasi bodong,” katanya.

Baca Juga: 6 Ide Decluttering yang Dapat Kita Lakukan Seminggu Sekali di Rumah

Ia menyebut, pada bisnis tersebut ia mengikuti kelas supreme dengan iming-iming presentase keuntungan yang cukup lumayan besar.   

“Untuk benevitnya kan pembagiannya 90-10 persen. Jadi 90 persen keuntunganya untuk kita dan 10 persen untuk perusahaan. Makanya saya ikut yang besar agar keuntungannya lebih besar,” pungkasnya. (*)

Sumber: YouTube Cumicumi

Load More