SuaraBandungBarat.id – Dedi Mulyadi salah satu anggota DPR RI yang saat ini menjadi buah bibir lantaran dirinya digugat cerai oleh istrinya Anne Ratna.
Baik Dedi Mulyadi maupun Anne Ratna tidak membeberkan alasan keduanya untuk bercerai. Namun baru – baru ini, pernyataan Kang Dedi seolah memberikan konfirmasi akan alasan perceraian keduanya.
Diketahui proses perceraian Dedi Mulyadi dengan Anne Ratna sedang berjalan di Pengadilan Agama Purwakarta terhitung sejak 19 September 2022.
Hingga saat ini proses sidang perceraian keduanya telah berjalan tig kali. Sidang pertama tanggal 5 Oktober 2022, sidang kedua 19 Oktober 2022, dan yang ketiga adalah tang 27 Oktober 2022.
Melansir dari Suarabandungbarat.id melalui akun youtube KDM Channel, Dedi Mulyadi ungkap perumpamaan kehormatan seorang perempuan yang diibaratkan sebagai “kancing”.
Menurutnya bila kancing seorang perempuan itu lepas di tangan orang lain yang bukan haknya, maka kehormatannya akan hilang.
“Harus dikancinginn gak boleh lepas,” kata Dedi Mulyadi mengutipd dari suarabandungbarat.id Rabu (2/11/2022).
“Kalau kancingnya lepas itu tanda sudah hilangnya kehormatan diri. Karena kancingnya sudah lepas,” ujarnya.
Begitulah ujaran dari seorang Kang Dedi ditengah rumah tangganya yang sedang diujung tanduk. Anggota DPR RI satu ini memang tidak menyebutkan secara spesifik, ungkapan tersebut diperuntukan untuk siapa.
Baca Juga: Pemda Jabar dan PLN Berkolaborasi Hadirkan Lingkungan Bersih dari Energi Terbarukan
Namun yang jelas, ungkapan “Kancing sebagai bentuk kehormatan untuk wanita” identik dikaitkan dengan wanita sunda. Lebih dari itu Kang Dedi juga ungkap bila kehormatan seorang laki – laki sunda juga diibaratkan dengan pengikat kepala.
“cing caringcing pageuh kancing, set saringset pageuh iket”
Dedi Mulyadi menjelaskan akan sangat bahaya jika kancing seorang perempuan lepas di tangan oleh orang yang tidak berhak karena hal tersebut menyangkut kehormatannya.
“Tapi yang bermasalah kalua kancingnya (kehormatannya, red) lepas oleh tangan orang lain. Yang bukan haknya. Itu Berbahaya.
Sumber : Suarabandungbarat.id
Berita Terkait
-
Lama Diam, Ayu Dewi Akan Cerai Dengan Regi Datau? Mbah Gareng: Entah Siapa Itu yang Menggugat..
-
Kang Dedi Mulyadi Kaget Masih Ada Warga di Purwakarta Makan Nasi Cuma Campur Garam
-
Tak Disangka, Ternyata Alasan Anne Ratna Mustika Gugat Cerai Dedi Mulyadi karena Sudah Bertahun-tahun Tak DiBeri Nafkah Lahir dan Batin
-
Bantah Isu Orang Ketiga, Ini Alasan Kuat Ambu Anne Gugat Cerai Dedi Mulyadi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas
-
Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA
-
Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir
-
Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI
-
Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat
-
Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto
-
Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih
-
5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas
-
Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko