SuaraBandungBarat.id- Bayi kembar siam asal Kampung Umur-umuran, Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), siap menjalani operasi pemisahan tubuh.
Kondisi kesehatan bayi yang bernama Ayesha Azalea Putri Emira dan Aleeya Azalea Putri Emira tersebut dalam keadaan baik dan sehat.
Ketua Tim Dokter Bedah RSHS Bandung, Dikki Drajat menjelaskan, kondisi kedua bayi kembar siam pada perut dan dada (omphalopagus) merupakan kasus yang langka.
“Untuk kondisi Aleeya dan Ayesha ini yang dempet itu liver serta pembuluh darah menyilang yang harus dibebaskan kemudian organ-organ lain seperti usus, ginjal, kantung kemih, dan lainnya itu punya organ masing-masing,” katanya saat ditemui, Selasa (8/11/2022).
Ia menambahkan, dengan kondisi organ dalam keduanya lengkap tidak membutuhkan donor organ dari orang lain. Berdasarkan hasil operasi pada kasus sebelumnya tingkat keberhasilan operasi pemisahan tubuh tersebut cukup tinggi
“Dipastikan tidak perlu donor. Sudah punya organ masing-masing. Tingkat keberhasilannya insyaallah tinggi. Ada 5-6 kasus yang sudah kita tangani berhasil. Kalau melihat hasil evaluasi dan pemeriksaan. yang paling kompleks adalah liver,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, tindakan operasi pemisahan tubuh bayi kembar siam asal Kabupaten Bandung Barat tersebut bakal melibatkan sejumlah dokter diantaranya mulai dari dokter jaringan, gizi, termasuk psikolog, dokter bius dan dokter bedah.
“Masa pemulihan tergantung kondisi bayi. kalau yang sudah-sudah paling seminggu, tapi ada yang panjang karena kita tidak bisa memprediksi bagaimana proses penyembuhan pasca operasi. Karena kemungkinan ada tambahan jaringan biasanya pelapis tambahan. jaringan dari sapi atau benang. kadang-kadang ini terjadi penolakan sehingga terjadi infeksi sehingga mesti operasi ulang,” katanya.
Masih Butuh Biaya Operasi
Baca Juga: Cek ke Lokasi Acara, Jokowi Pastikan Indonesia Siap Menyelenggarakan KTT G20 di Bali
Ditemui di tempat sama, Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya tengah mencari tambahan biaya untuk operasi pemisahan tubuh bayi kembar siam yang merupakan warga Kabupaten Bandung Barat.
“Kita sedang ikhtiar untuk mencari kekurangan biaya yang tidak sepenuhnya dicover oleh BPJS Kesehatan,” katanya.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh kekurangan anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan operasi pemisahan tubuh bayi kembar ini sekitar 300 juta rupiah lebih.
“baru terkumpul yang dicover oleh BPJS sekitar 100 juta lebih jadi kekurangannya itu sebesar kurang lebih 200 juta lebih. Hari ini kita komunikasikan dengan semua pihak, mudah-mudahan dalam satu dua hari ini segera ada solusi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD KBB, Ida Widaningsih mengatakan, sebelumnya pihaknya menerima laporan dari warga terkait ada warga yang melahirkan dengan caesar namun terkendala biaya.
“Alhamdulillah sudah berkoordinasi, biaya lahiran Rp40 juta dapat ditanggulangi dan sempat bayi ini bersama saya selama satu bulan,” katanya.
Sementara itu, terkait pembiayaan operasi pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar dapat menambah biaya untuk operasi pemisahan bayi kembar siam ini.
“Dari BPJS baru terkumpul sekitar Rp198 juta dan kekurangannya sekitar Rp 220 juta. Mudah-mudahan bisa ditangani barusan pa bupati akan mengusahakan dari APBD KBB dan APBD Provinsi,” katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Diduga Diterkam Harimau Sumatera, 7 Fakta Warga Musi Rawas Tewas Saat Cari Ikan di Sungai Bal
-
Jawaban Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei saat Anak Kecil Minta Didoakan Mati Syahid
-
4 Sunscreen Glycerin untuk Kulit Kering saat Puasa, Tetap Lembap Seharian!
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Apakah ATM Mandiri Bisa Tarik Rp10 Ribu? Ini Daftar Lokasi Lengkapnya
-
Jangan Sampai Saldo Ludes! Ini Jenis Penipuan Digital yang Perlu Diwaspadai
-
Ruang Udara Timur Tengah Ditutup, Gimana Nasib Penerbangan Umrah?
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta & Sekitarnya Hari Ini, 1 Maret 2026: Waktu Maghrib & Doa Lengkap
-
Film Marty Supreme: Super Chaos dan Menyesakkan Sepanjang Durasi!
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC