SuaraBandungBarat.id – Buntut perseteruan Dewi Perssik dan fans Leslar akhirnya membuahkan laporan pencemaran nama baik yang membuat sesosok ibu – ibu menjadi tersangka. Sosok tersebut diketahui berinisial W.
Sosok W yang sudah diamankan dan diterbangkan dari Jawa Timur ke Jakarta untuk bertemu dengan Dewi Perssik kemudian menangis ketika bertemu dengan orang yang ia hina. Tak hanya ibu tersebut, sang artis pun juga menangis iba saat mendengar cerita langsung dari hatersnya.
Sempat beredar kabar bahwa sosok W ini sempat melarikan diri dari polisi dan kecelakaan hingga membuat kakinya bengkak. Meski keduanya sudah menangis bersama ketika bertemu dan sudah melakukan mediasi, ternyata pihak Dewi Perssik tetap lanjutkan proses hukum.
Melalui video yang diunggah oleh channel YouTube KH INFOTAINMENT pada Senin (7/11/2022), Mas Bin selaku kakak sang artis ungkapkan mengapa pihaknya tak mau mencabut laporan pencemaran nama baik tersebut dan tetap melanjutkan proses hukum yang berlaku.
“Dari ungkapannya itu dia kurang serius, kurang bersungguh – sungguh untuk permintaan maaf itu”, terang mas Bin.
Usai mendengar permintaan maafnya yang dinilai setengah – setengah, akhirnya pihak keluarga Depe tetap melanjutkan proses hukum. Mas Bin menganggap bahwa pernyataan sosok ibu tersebut bisa membuat warga Jember dianggap main dukun.
“Karena ini sudah diskriminasi, ini menyangkut warga Jember soalnya. Jadi warga Jember kan disangka main dukun dan lain sebagainya. Itu kan ndak asyik”, lanjutnya.
Terkait permintaan maaf yang masih setengah – setengah dari sosok W, pihak keluarga meminta sosok haters ini untuk meminta maaf dengan serius di depan publik.
“Jadi harus kita bersungguh – sungguh untuk ke temen – temen media untuk disampaikan permohonan maaf yang sesungguhnya. Karena waktu dia di HP kan begini (tegak), tapi waktu permintaan maaf begini (menunduk)”, terang mas Bin sambil mempraktikkan postur sosok W.
Baca Juga: Pengelola Berjuang agar Konser Blackpink dan Raisa Bisa Digelar di Gelora Bung Karno, Ini Sebabnya
Menurutnya, postur ketika meminta maaf sangat berbeda dengan postur ketika menghina di media sosial melalui video singkat yang sempat viral beberapa waktu lalu.
“Nah ini main – main dia ini. Nanti kalo udah serius, terus diproses”, imbuhnya.
“Intinya orang ini memfitnah, ini untuk agar dia bisa klarifikasi fitnahnya itu untuk diluruskan bahwa itu fitnahan, seperti itu. Substansinya itu”, tutup mas Bin. (*)
Sumber: YouTube KH INFOTAINMENT
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai