SuaraSoreang.id - Pedangdut Dewi Perssik putuskan untuk tak mencabut laporannya terkait pencemaran nama baik yang dilakukan W, seorang ibu-ibu yang menghinanya di media sosial beberapa waktu lalu.
Setelah sempat bimbang, Dewi Perssik akhirnya memutuskan untuk tetap melanjutkan proses hukum bagi ibu berusia 50 tahun tersebut, sebagai bentuk pembelajaran.
"Nggak mau mencabut, biar ini jadi pelajaran aja," ucap Dewi Perssik, sebagaimana dikutip dari Matamata.com, pada Senin (7/11/2022).
Kendati demikian, Dewi Perssik mengaku telah memaafkan perbuatan W yang telah menghinanya dengan sebutan lonte.
Selain itu, lanjut Dewi Perssik, proses hukum masih akan tetap berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
"Saya memaafkan dari hati saya yang paling dalam, tapi hukum akan terus berjalan," terang pedangdut yang akrab disapa Depe tersebut.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Dewi Perssik dibuat geram dengan ulah seorang ibu-ibu, yang telah menghinanya dengan sebutan lonte melalui media sosial.
Tak terima atas penghinaan tersebut, Dewi Perssik pun menggelar sayembara dengan hadiah Rp100 juta bagi siapa saja yang berhasil mengungkap identitas dan keberadaan ibu-ibu yang telah menghinanya tersebut.
Selain itu, Dewi Perssik pun melaporkan ibu-ibu tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin 31 Oktober 2022 lalu, atas dugaan pencemaran nama baik dan/atau penghinaan.
Beberapa hari setelah pelaporan, pihak kepolisian akhirnya berhasil mengungkap identitas pelaku dan juga mengamankannya.
Polisi membawa ibu-ibu penghina Dewi Perssik tersebut dari Bangkalan, Jawa Timur menuju Polres Jakarta Selatan pada Sabtu (5/11/2022) pekan lalu.
Dalam perkara ini, W terancam hukuman pidana maksimal 4 tahun penjara sesuai dengan Pasal 27 ayat 3 tentang pencemaran nama baik dan/atau penghinaan.(*)
Sumber: Matamata.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?