Terlihat dalam foto viral tersebut, Brigadir J dan Kuat Maruf bersama dua orang dekat Ferdy Sambo berfoto bersama.
Mereka melakukan foto bersama diduga setelah mereka melakukan aktivitas olahraga.
Terlihat jelas Brigadir J yang menggunakan kaus abu-abu tersenyum ke arah kamera.
Sedangkan Kuat Maruf tampak menggunakan baju kerah berwarna merah, juga ikut senyum meski tidak selepas senyuman Brigadir J.
Jika dilihat dari foto tersebut, tidak tampak jika Brigadir J dan Kuat Maruf memiliki dendam atau permusuhan.
Seperti diketahui, jika Kuat Maruf disebut-sebut memiliki kebencian pada Brigadir J sehingga tega membiarkannya dibunuh atas perintah Ferdy Sambo.
Berikut ini video kolase foto yang memperlihatkan keakraban Brigadir J bersama keluarga Ferdy Sambo, termasuk bersama
Kuat Maruf: Minta Maaf
Lama dinanti-nanti, keluarga mendiang Brigadir J akhirnya bertemu terdakwa Kuat Maruf.
Keluarga Brigadir J alias Yosua Hutabarat tampak emosional saat melihat wajah Kuat Maruf dalam persidangan perkara pembunuhan berencana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
Bahkan ibu Brigadir J mencurahkan semua rasa sakit, marah, kecewa, dan juga pengharapan agar Kuat Maruf jujur dan mendapat hukuman setimpal.
Saat itu Kuat maruf di hadapan keluarga Brigadir J, Kuat Maruf meminta maaf.
Tampak jelas mata dan suara Kuat Maruf bergetar sambil menahan air mata.
"Saya turut berduka cita atas meninggalnya Almarhum Yosua (Brigadir J) dan semoga ditetima di sisi Tuhan Yang Maha Esa," kata Kuat Maruf
"Serta keluarga besar diberi ketabahan dan kesabaran," kata Kuat Maruf di PN Jaksel, Rabu (2/11/2022).
Kuat Maruf juga menyampaikan keinginan jika persidangan yang sedang berproses ini, majelis hakim bisa mengadili dirinya seadil-adilnya.
Sebagai terdakwa, Kuat Maruf mengaku masih belum mengetahui letak kesalahannya sehingga didakwa sebagai pembunuhan berencana.
"Saya berharap biar proses pengadilan (sidang pembunuhan) yang menentukan salah atau tidaknya saya," kata Kuat Maruf.
"Sebab, demi Allah, saya tidak ada niat seperti apa yang didakwakan kepada saya," jelasnya. (*)
Berita Terkait
-
Kamaruddin Serahkan Dokumen ke Majelis Hakim
-
Dituding Giring Opini Bela Ferdy Sambo, Hotman Paris Tegaskan Hanya Analisa Dua Sisi, Gus Hot: Kalau Cerdas dan Pakai Otak akan Ngerti
-
Kamaruddin Sempat Heran Penyidik Takut Menerima Bukti yang Dimilikinya
-
Adik Brigadir J Ungkap Kesan saat Bertemu Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal, Mahareza Rizky Hutabarat: Pertama Ketemu Awal di Jakarta 2020
-
Putri Candrawathi Menangis dan Meminta Maaf kepada Keluarga Brigadir J, Ibunda Yosua: Hati Nurani Ibu Sudah Sia-Sia, Sudah Mati
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung