SuaraBandungBarat.id – Ikut terseret kasus Net89 lantaran menjual sepeda Brompton pada sesi lelang kepada Reza Paten, akhirnya Taqy Malik datang ke Bareskrim Polri, Jakarta. Ia datang bersama kuasa hukumnya, Dedy DJ.
Sebelumnya, Taqy Malik melelang sepeda Brompton dengan harga Rp 777 juta, hasil dari lelang tersebut digunakan untuk pembangunan masjid. Tak hanya Taqy, Atta Halilintar juga melelang headband miliknya dan laku seharga Rp 2,2 M dengan orang yang sama yakni Reza Paten.
"Reza Shahrani (Reza Paten) sudah jadi tersangka di Net89", jelas Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan pada Sabtu (5/11/2022).
Meski demikian, ketika Reza Paten yang diduga sebagai pelaku dan bos dari Net89 ini dilaporkan oleh para korban robot trading ilegal tersebut, Atta Halilintar dan Taqy Malik ikut terseret.
Melalui pengacaranya, Dedy DJ, pihak Taqy tak menggunakan uang tersebut sepeser pun karena uang tersebut sudah digunakan untuk pembangunan masjid seperti janjinya saat itu.
"Uangnya yang diterima Taqy Malik ini dipergunakan untuk membangun masjid yang ada di wilayah Kota Bogor. Artinya uang tersebut tidak digunakan secara pribadi ataupun dia memakan uang tersebut", tutur Dedy, dikutip pada Jum’at (11/11/2022).
Jumlah uang yang diterima oleh Taqy saat lelang tersebut sebesar tidaklah kecil, hal inilah yang membuatnya tersorot dan ikut dilaporkan.
"Rp 777.777.770", ungkapnya saat ditanya nominal tersebut.
Bahkan sang kuasa hukum juga menyatakan bahwa penyidik tidak menuntut uang yang sudah diubah menjadi masjid ini. Sang kuasa hukum juga menyebutkan bahwa uang tersebut digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi.
Baca Juga: Mantap! Pemain Ini Yakin Putaran Final Piala Dunia 2022 Qatar Menjadi Jatah Tim-tim Benua Afrika
"Oh, tidak (terkait pengembalian uang). Tidak ada karena uang itu sudah digunakan untuk keperluan masjid. Kebutuhan kepentingan masyarakat banyak, karena Taqy Malik ini sebagai penceramah ya dan mendidik juga para santri yang ada di sana", terang Dedy.
Sumber: YouTube Cumicumi
Berita Terkait
-
Mario Teguh Tegaskan Tak Pernah Terima Surat Panggilan yang Dikirim ke Bandung: Kan Tinggalnya di Jakarta
-
Ikut Terseret Kasus Net89, Mario Teguh Akui Tak Kenal Reza Paten
-
Bareskrim Sita Aset Tersangka Net89 yang Seret Mario Teguh dan Taqy Malik
-
Waduh! Headband Miliaran Atta Halilintar Ternyata dari Uang Hasil Kejahatan, Kini jadi Barang Bukti Polisi
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol