SuaraBandungBarat - Sempat mangkrak dan tidak ada kejelasan selama hampir dua tahun, Fahmi Bachmid kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk kelanjutan kasus penyekapan yang diduga dilakukan oleh Nindy Ayunda dan Dito Mahendra.
Tak sendirian, Fahmi Bachmid datang ke Polres Metro Jakarta Selatan bersama Rini, seorang saksi dari pihak korban yang sekaligus merupakan istri dari korban Sulaeman.
Kedatangan Fahmi Bachmid dan istri mantan supir Nindy Ayunda ternyata adalah untuk memberikan beberapa bukti tambahan dan juga keterangan saksi dan saksi kunci.
"Bukti tambahan saya bawa dan juga si saksi korban, saksi korban ini adalah Rini," ucap Fahmi Bachmid sambil menunjuk Rini yang tepat ada di belakangnya.
"Dan juga ada saksi yang disuruh untuk melakukan pengawasan itu juga saya bawa," sambungnya dikutip dari tayangan YouTube Seleb Oncam News, Sabtu (12/11/2022).
Lebih lanjut Fahmi Bachmid enggan menyebutkan siapa saksi yang dibawanya tersebut.
Ia hanya menyebutkan jika saksi tersebut merupakan saksi kunci dan sengaja tidak dikeluarkan demi keamanan.
Bahkan saksi kunci tersebut datang ke Polres Metro Jakarta Selatan melalui jalan yang berbeda dengannya.
"Mungkin lewat sana dia, karena dia adalah saksi kunci, karena dia adalah orang yang disuruh untuk mengawasi korban, menjaga korban supaya korban tidak kemana-mana," jelas pengacara mantan supir Nindy Ayunda.
Baca Juga: Cerita Tetangga soal Pertemuan Terakhir dengan Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres
"Saya lewatkan belakang mohon maaf karena dia saksi kunci," tuturnya.
Sementara itu, Rini yang merupakan saksi sekaligus istri dari Sulaeman ikut mempertanyakan perihal kasusnya yang dinilai hanya berputar-putar saja selama dua tahun ini.
"Saya cuman ingin mencari keadilan saja, karena sudah hampir dua tahun prosesnya muter-muter aja gitu enggak ada kepastian untuk suami saya," ucap Rini, istri dari mantan supir Nindy Ayunda.
Di sisi lain, Fahmi Bachmid yang berdiri di samping Rini juga ikut menuturkan kondisi Sulaeman pasca penyekapan yang dialaminya.
Dikatakan oleh Fahmi Bachmid bahwa saat ini kondisi Sulaeman sedikit terganggu karena juga mengalami pemukulan saat disekap.
"Sualeman itu sudah beda, sikapnya beda, karena sempat terjadi pemukulan dan itu efeknya sampai detik ini," beber Fahmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan