/
Selasa, 13 Desember 2022 | 11:11 WIB
Sri Astari Rasjid - Profil Sri Astari Rasjid (Instagram/astriarasjid)

SuaraBandungBarat.id - Seniman Sri Astari Rasjid dikabarkan meninggal dunia di usia  69 tahum pada Minggu, 11 Desember 2022 kemarin di Singapura.

Kabar Sri Astari Rasjid meninggal dikonfirmasi oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah.

“Ya betul (meninggal dunia),” kata Faizasyah, Minggu, dikutip dari Kompas.com.

Sri Astari Rasid merupakan seorang seniman seni rupa kontemporer Indonesia sekaligus seorang aktivis yang selalu memperjuangkan hak-hak perempuan. Ia resmi dilantik sebagai Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria, Albania, juga Makedonia Utara oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2016 samapai 2020. Sri Astari dilantik pada 13 Januari 2016 berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 7/P/Tahun 2016. 

Profil Sri Astari Rasjid 

Melansir dari berbagai sumber, Sri Astari Rasjid lahir di Jakarta, pada 26 Maret 1953. Semasa hidupnya, ia pernah menempuh pendidikan sastra Inggris di Universitas Indonesia (UI). Kemudian, Astari melanjutkan sekolah ke luar negeri untuk memperdalam ilmunya pada bidang kesenian.  


Riwayat Pendidikan Sri Astari Rasjid 

1. Sastra Inggris di Universitas Indonesia tahun 1973
2. Fashion design di Lucy Clayton School of Fashion di London, Inggris tahun 1975 hingga 1976
3. Seni lukis di University of Minnesota, Amerika tahun 1987
4. Seni lukis di Royal College of Art, London, Inggris tahun 1988 

Karya Seni Rupa Kontemporer Sri Astari Rasjid 

Baca Juga: Tak Terima TPNPB-OPM Disebut Bunuh Tukang Ojek, Jubir: Masuk Akalkah Kalau Tukang Ojek Masuk Hutan?

Salah satu ekshibisi Astari selama menjadi seniman dan aktivis yang paling terkenal yakni bertajuk "Yang Terhormat Ibu". Ekshibisi tersebut menyoal perihal isu-isu keperempuanan dan koneksinya terhadap masalah-masalah sosial. Ekshibisi ini digelar pada tahun 2016 di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Karya seni Sri Astari Rasjid yang turut menarik perhatian adalah desain tas bertuliskan La Vie en Rose karya Astari. Tas itu bertuliskan La Vie en Rose (Kehidupan dalam Merah Muda) di satu sisi dan La Vie en Noire (Kehidupan dalam Hitam) di sisi lainnya.  (*)


Sumber: Suara.com & Kompas.com

Load More