- Pemain keturunan Indonesia, Mike Kleijn (20 tahun), sukses menuntaskan pendidikan VWO sambil berkarier di Sparta Rotterdam.
- Kleijn ditempa di akademi Feyenoord, mendapat ilmu detail dari latihan bersama tim utama di bawah pelatih Arne Slot.
- Kleijn memiliki darah Indonesia dari pihak ibu, dengan neneknya dilaporkan berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Mike Kleijn menjalani musim yang tak biasa. Di tengah perjuangannya menembus kerasnya Eredivisie, ia juga sukses menuntaskan pendidikan tingkat VWO (setara SMA pra-universitas).
Kini, di usia 20 tahun, Kleijn tak hanya membangun karier profesionalnya bersama Sparta Rotterdam, tetapi juga mulai menata kehidupan mandiri di rumah pertamanya.
Kleijn tumbuh di kawasan Blauwe Kei, Breda, tak jauh dari klub amatir Baronie. Bakatnya membawanya ke akademi Feyenoord, tempat ia ditempa sebagai bek kiri modern.
Ia sempat rutin berlatih bersama tim utama Feyenoord dan mengikuti pemusatan latihan pramusim.
Namun, persaingan di sektor bek kiri membuat peluang debut di Eredivisie tertutup.
Kleijn memulai karier mudanya di akademi Feyenoord dan sempat dilibatkan Arne Slot dalam latihan tim utama.
Bek kiri ini menceritakan pengalamannya belajar dari pelatih perfeksionis itu.
“Saya banyak ikut latihan tim utama dan ikut pemusatan latihan. Di bawah Arne Slot, semuanya soal detail,"
"Dengan rekaman video, ia menunjukkan bahwa saya belum men-scan situasi sebelum menerima bola,” ujar Kleijn seperti dilansir dari voetbalprimeur.nl
Baca Juga: Ibu dari Kiper Keturunan Indonesia yang Trial di Atletico Madrid Beri Kode Naturalisasi?
Kleijn juga menyebut Slot menekankan kualitas di setiap aspek latihan:
“Segala bentuk passing dan kontrol bola harus tepat. Tidak ada bola pantul, semuanya harus di bawah. Fokusnya pada kualitas, kualitas, dan kualitas,” tambahnya.
Kini di Sparta Rotterdam, Kleijn mulai menapak lebih mantap.
Pengalaman dari Feyenoord dan latihan keras di bawah Slot membentuk mentalitasnya, menjadikannya pemain yang lebih siap menghadapi persaingan Eredivisie.
Di tengah jadwal latihan dan pertandingan, Kleijn juga menyelesaikan pendidikan VWO.
“Saya punya kemampuan untuk itu. Orang tua saya selalu menekankan pentingnya menyelesaikan sekolah,” katanya.
Berita Terkait
-
Ibu dari Kiper Keturunan Indonesia yang Trial di Atletico Madrid Beri Kode Naturalisasi?
-
Gagal di Werder Bremen, Ethan Kohler Pilih Pulang Kampung, Bakal Main di Super Liga?
-
Nasib Tragis Pemain Keturunan Indonesia di Belanda, Orang Maluku: Ale Rasa Beta Rasa
-
Pemain Keturunan Ini Gacor di Timnas Norwegia U-20, Masih Eligible Dinaturalisasi John Herdman
-
Mengerikan! Pemain Keturunan Indonesia Kasih Peringatan Keras ke Arsenal
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi