SuaraBandungBarat.id- Pemerintah pusat resmi mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang selama ini diberlakukan. Dengan kebijakan tersebut, Pemkab Bandung Barat menjadikan hal tersebut untuk memaksimalkan pemulihan ekonomi.
Pencabutan PPKM tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2022 untuk mencabut Inmendagri Nomor 50 Tahun 2022 dan Nomor 51 Tahun 2022.
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menjelaskan, pihaknya mendukung kebijakan tersebut di tengah penanganan Covid-19 di Indonesia yang maksimal.
"Ya saya mendukung yah, artinya penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia ini berhasil dan kita sering sampaikan kita mendapatkan apresiasi karena gotong royongnya cukup bagus," katanya saat ditemui, Rabu (4/1/2023).
Ia menambahkan, keberhasilan penanganan Covid-19 ini tidak terlepas dari sinergitas semua pihak baik pemerintah, TNI, POLRI, Nakes dan yang lainnya.
"Dimana unsur TNI Polri turun langsung door to door itu hanya terjadi di Indonesia. Kalau kemarin yang disampaikan pak Luhut, di di negara lain hanya dilakukan nakes, kalau di kita kan TNI Polri ikut andil," katanya.
Dengan dicabutnya penerapan PPKM tersebut, kata Hengky, hal ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang terjadi kurang lebih dua tahun terakhir.
"Ya mudah-mudahan pemulihan ekonomi khususnya di Bandung Barat ini dapat berjalan maksimal," katanya.
Ia menyebut, ketika PPKM tersebut sudah dicabut tentu hal tersebut bakal berimbas baik untuk kegiatan ekonomi di Kabupaten Bandung Barat khususnya di sektor pariwisata.
Baca Juga: Im Soo Yang dan Kim Jung Hyun Tampil Mesra di Poster K-Drama Kokdu: Season of Deity
"Dengan adanya PPKM kan otomatis ada pembatasan tinggi. Oleh karena itu, pencabutan ini tentunya ada kelonggaran walaupun tetap prokes dijaga," katanya.
Ia pun mengingatkan, masyarakat untuk senantiasa menjaga prokes dengan baik untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Karena kondisi cuaca itu dingin, karena virus itu kan berkembang disaat kondisi cuaca dingin, kalau panas dengan sinar matahari mati. Makanya di tempat wisata dengan kondisi cuaca yang masih dingin, tetap prokes lah," katanya.
Ia menegaskan, pihaknya pun hingga saat ini masih masif melakukan vaksinasi covid-19 terutama vaksin booster.
"Masyarakat harus menjaga vaksin booster lagi. Sejauh ini stok masih aman, laporan dari Dinkes juga, tidak ada masalah gitu," tuturnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan