/
Rabu, 04 Januari 2023 | 14:16 WIB
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat ditemui belum lama ini (Hendra H Rusdaya)

SuaraBandungBarat.id- Pemerintah pusat resmi mencabut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang selama ini diberlakukan. Dengan kebijakan tersebut, Pemkab Bandung Barat menjadikan hal tersebut untuk memaksimalkan pemulihan ekonomi.

Pencabutan PPKM tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2022 untuk mencabut Inmendagri Nomor 50 Tahun 2022 dan Nomor 51 Tahun 2022.

Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menjelaskan, pihaknya mendukung kebijakan tersebut di tengah penanganan Covid-19 di Indonesia yang maksimal.

"Ya saya mendukung yah, artinya penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia ini berhasil dan kita sering sampaikan kita mendapatkan apresiasi karena gotong royongnya cukup bagus," katanya saat ditemui, Rabu (4/1/2023).

Ia menambahkan, keberhasilan penanganan Covid-19 ini tidak terlepas dari sinergitas semua pihak baik pemerintah, TNI, POLRI, Nakes dan yang lainnya.

"Dimana unsur TNI Polri turun langsung door to door itu hanya terjadi di Indonesia. Kalau kemarin yang disampaikan pak Luhut, di di negara  lain hanya dilakukan nakes, kalau di kita kan TNI Polri ikut andil," katanya.

Dengan dicabutnya penerapan PPKM tersebut, kata Hengky, hal ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang terjadi kurang lebih dua tahun terakhir.

"Ya mudah-mudahan pemulihan ekonomi khususnya di Bandung Barat ini dapat berjalan maksimal," katanya.

Ia menyebut, ketika PPKM tersebut sudah dicabut tentu hal tersebut bakal berimbas baik untuk kegiatan ekonomi di Kabupaten Bandung Barat khususnya di sektor pariwisata.

Baca Juga: Im Soo Yang dan Kim Jung Hyun Tampil Mesra di Poster K-Drama Kokdu: Season of Deity

"Dengan adanya PPKM kan otomatis ada pembatasan tinggi. Oleh karena itu, pencabutan ini tentunya ada kelonggaran walaupun tetap prokes dijaga," katanya.

Ia pun mengingatkan, masyarakat untuk senantiasa menjaga prokes dengan baik untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Karena kondisi cuaca itu dingin, karena virus itu kan berkembang disaat kondisi cuaca dingin, kalau panas dengan sinar matahari mati. Makanya di tempat wisata dengan kondisi cuaca yang masih dingin, tetap prokes lah," katanya.

Ia menegaskan, pihaknya pun hingga saat ini masih masif melakukan vaksinasi covid-19 terutama vaksin booster. 

"Masyarakat harus menjaga vaksin booster lagi. Sejauh ini stok masih aman, laporan dari Dinkes juga, tidak ada masalah gitu," tuturnya. (*)

Load More