SuaraBandungBarat.id - Mahendra Dito S alias Dito Mahendra yang belakangan ini sempat ada kasus dengan Nikita Mirzani kini dicari keberadaannya.
Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mencari keberadaan Mahendra Dito S alias Dito Mahendra yang diduga terlibat kasus korupsi.
Nama Dito Mahendra baru-baru ini memang sedang ramai diperbincangkan publik karena kasusnya dengan Nikita Mirzani.
Pasalnya Dito Mahendra yang melaporkan Nikita Mirzani, justru dirinya sendiri yang tidak menghadiri persidangan.
Tidak hanya itu, Dito terus mangkir dari panggilan penyidik KPK karena terkait dengan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang di Mahkamah Agung (MA).
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur mengungkapkan pencarian terhadap Dito dilakukan karena tidak kooperatif terhadap proses hukum.
Disampaikan juga bahwa Dito terus mangkir dari panggilan Pengadilan Negeri (PN) Serang dalam perkaranya melawan Nikita Mirzani.
"Dito Mahendra ini kami sedang mencari. Kalau rekan-rekan ketemu, kabari kami. Memang sudah dipanggil beberapa kali,” tutur Asep dalam siaran persnya yang dikutip dari pmjnews.com pada Jumat (6/1/2022).
Dito sendiri tercatat sudah tiga kali mangkir panggilan penyidik KPK yaitu pada tanggal 5 Januari 2023, 8 November 2022, dan 21 Desember 2022 lalu.
Baca Juga: Nikita Mirzani Merasa Bahagia Dipenjara: Jadi Primadona Tahanan
Dalam kasus ini, disebutkan bahwa Dito diperiksa sebagai saksi untuk tersangka mantan Sekretaris MA Nurhadi.
Sedangkan di PN Serang, Dito adalah pelapor Nikita Mirzani atas pelanggaran UU ITE.
Beberapa kali dipanggil, Dito tidak hadir di persidangan sehingga PN Serang membebaskan Nikita Mirzani.
Menurut Asep, Dito sering memberikan banyak alasan yang tidak jelas ketika tidak menghadiri pemanggilan.
"Saya juga baca di persidangan Banten tak hadir. Alasannya ke sini, alasannya ke sana, jadi bolak balik," pungkasnya.(*)
Sumber: pmjnews.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam