/
Rabu, 11 Januari 2023 | 22:30 WIB
Momen Wise Selebrasi dengan berjoget TIkTok setelah mengalahkan RRQ Hoshi di semifinal upper bracket M4 World Championship. (Screenshot Youtube MPL Indonesia)

SuaraBandungBarat.id- Hasil semifinal Upper Bracket M4 World Championship dimenangkan oleh tim asal Filipina Blacklist International secara dramatis atas RRQ Hoshi Rabu, (11/01) malam.

Jungler Blacklist International, Wise sempat tertangkap kamera sedang melakukan selebrasi atas kemenanganya membuat RRQ Hoshi harus turun ke Lower Bracket dengan berjoget Tiktok.

Pertandingan memang berjalan seru dan saling balas kill, total 5 game tercipta dalam match panas bergengsi antara RRQ Hoshi Vs juara bertahan Blacklist International.

Awalnya, RRQ Hoshi mencuri poin pertama kali dengan memenangkan game 1 dimana Albertt memakai hero Fanny dalam game tersebut dan berhasil menyelesaikan pertandingan dengan catatan waktu 20:37 detik.

Game kedua, Blacklist menyamakan poin menjadi 1:1 dengan game cepat. Hanya dalam kurun waktu 12 menit 37 detik saja Wise yang memakai Fredrinn jungler berhasil meruntuhkan tower RRQ Hoshi.

Game ketiga sedikit lebih alot, kedua tim sangat berhati-hati dalam melakukan pergerakan namun disertai berbalas kill yang menegangkan.

Total 36 kill tercipta pada game ketiga, Fanny yang digunakan Alberttt tidak bisa berbuat banyak dan hanya mengantongi 2 kill saja sehingga Blacklist International kembali memenangkan pertandingan pada game ini.

Berlanjut ke game keempat, kini giliran Ling Alberttt yang menjadi-jadi. Total 6 kill yang didapatkan Alberttt sampai menit ke 16:30 membuat RRQ Hoshi menyamakan  kedudukan 2-2.

Penentuan pada game kelima, Alberttt yang kembali memakai Ling ternyata diatasi dengan baik oleh Blacklist International dimana beberapa kali Alberttt dihalangi untuk mendapatkan buff biru.

Baca Juga: Langkahi Aldila Jelita, Ini Alasan Indy Barends Sering Posting Video Indra Bekti: Itu Jahat Sekali

Alhasil, sampai ke menit 24:00 jalannya pertandingan penentu ini, RRQ Hoshi harus tunduk dan gagal untuk membalaskan dendam setelah 2 kali kalah atas Blacklist International pada kompetisi sebelumnya.(*)

Load More