SuaraBandungBarat.id- Banyak orang yang susah keluar dari kebiasaan buruk padahal dia sudah menyadari bahwa hal itu tidak baik untuk dirinya.
Semua orang ingin sehat, semua orang ingin kehidupannya teratur dan menjadi lebih sukses.
Namun, sulitnya mengubah kebiasaan buruk selalu saja menjadi penghalang dan menjadi alasan.
Contoh kecil saat sudah memutuskan untuk berolahraga, rasa malas dan mengulur-ngulur waktu tetiba datang. Akhirnya, niat baik itupun sirna tanpa hasil.
Siapa yang tidak ingin untuk memiliki kesehatan mental serta fisik yang seimbang dengan menghilangkan kebiasaan buruk setiap harinya.
Kali ini tim SuaraBandungBarat.id sudah merangkum tips atau cara mengubah kebiasaan buruk agar hidup lebih sehat dengan ilmu psikologi.
Biasanya ketika kita ingin mengubah kebiasaan buruk menjadi baik adalah bingung memulai dan tidak bisa konsisten untuk melakukannya.
Beberapa penyebab kebiasan buruk:
1. Tubuh kita memang kesulitan untuk mengubah kebiasaan yang sudah lumrah dilakukan menjadi suatu hal yang baru.
Baca Juga: 2 Alasan Piala AFF Sulit Masuk dalam Kalender FIFA
Pakar Adiksi Dr. Jaffe menyebutkan, kebiasaan buruk susah dihentikan bukan karena kita melakukannya berulangkali. Namun ada peran dari otak kita yang menyimpan memori tersebut sehingga tanpa sadar kita melakukannya terus menerus.
Memory prosedural dalam otak ini yang membuat gerakan kebiasan buruk itu menjadi reflek.
salahsatu organ dari otak ini disebut basal ganglia yakni penyimpan memory reflek.
2. Membuat persepsi bahwa olahraga atau pola hidup sehat itu tindakan "menghukum diri" dari kebiasaan yang lumrah dilakukan.
Persepsi ini cenderung berbahaya, karena bisa berpengaruh pada kesehatan mental kita.
Akhirnya, ketika kita merencanakan untuk melakukan olahraga atau pola hidup sehat, muncul pemikiran bahwa kita sedang melakukan hukuman untuk diri kita.
3. Self Reward
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Usai Polemik LCC Kalbar Viral, Beredar Unggahan Soal MC yang Disebut Diputus Kerja
-
Kecantikan Masuk Era Regeneratif, Perawatan Kulit Kini Fokus ke Kesehatan Sel Jangka Panjang
-
Drama Penangkapan Pengedar Obat di Cariu: Kabur ke Sawah, Berakhir di Tangan Polisi
-
Budget Rp500 Ribuan? Ini 5 Kombinasi Sepatu Lari dan Kaus Kaki Lokal Paling Stylish
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Nasib Tragis Pasutri Eks Pejabat Serang, Masuk Bui Gara-Gara Urusan Tanah 1.560 Meter
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit
-
5 Potret Gaya Hidup Mewah Vanessa Nabila, Wanita yang Dekat dengan Gubernur Ahmad Luthfi