Taman Mawar Situhapa di Garut merupakan taman yang sudah mekar sejak tahun 2012 dan didirikan oleh beberapa kolektor bunga.
Terletak di ketinggian 1100 mdpl, taman ini dikelilingi oleh pegunungan (Gunung Guntur, Gunung Cikuray, Gunung Papandayan, Gunung Talaga Bodas, dll).
Taman ini memiliki ekosistem yang beragam dengan susunan spesimen tanaman yang unik. Tanaman dirawat dengan bantuan tukang kebun yang bersemangat dan profesional.
Taman bunga memiliki banyak koleksi bunga mawar. Sebagian besar koleksinya terdiri dari mawar Damask, yang dikumpulkan untuk membuat minyak esensial, air mawar, dan teh mawar.
Koleksi lainnya termasuk beragam koleksi begonia, kaktus dan agaves serta bunga eksotis lainnya seperti The Flame of Irian dan Anggrek.
Mereka dengan bangga mengatakan bahwa ada lebih dari 500 tanaman dan pohon berbeda di taman itu.
Taman mereka terletak di Jl. Raya Kamojang KM 5, Samarang, Sukakarya, Garut. Dan mulai dari jam 09.00 pagi. sampai jam 5 sore. Untuk memasuki destinasi mekar ini, pengunjung hanya perlu merogoh kocek Rp 17.500. Dari Senin sampai Sabtu. Di sisi lain, hari Minggu dan hari libur dikenakan biaya Rp 22.500.
Selain sajian bunga yang cantik, pengunjung bisa memesan akomodasi di sini berupa vila dan restoran.
Baca Juga: 4 Fakta Menarik Usai Manchester City Bungkam Arsenal di Piala FA 2022/23
Seperti tempat perkemahan yang menyenangkan pada umumnya, Lembah Karakak juga tak kalah menarik dengan pemandangannya yang indah dan pepohonan besar yang menjulang tinggi.
Tempat ini cocok untuk menghabiskan akhir pekan berkemah bersama rekan kantor bahkan orang terdekat sambil mengisi liburan Anda.
Pengunjung hanya membayar Rp 10.000 untuk masuk ke objek wisata ini dan jika ingin berkemah bisa membayar Rp 15.000.
Destinasi di Lembah Karacak terdiri dari Puncak Dogar, Curug Lembah Karacak, Camp Groon, jalur bersepeda gunung dan bersepeda.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis