Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Garut memberikan bantuan terhadap Masjid Al Hidayah yang mengalami kebakaran beberapa waktu lalu. Diketahui, masjid yang terletak di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, itu dibakar oleh orang dengan gangguan kejiwaan atau ODGJ.
ODGJ itu sebelumnya membakar benda di dalam masjid karena merasa kedinginan. Api yang dinyalakan itu langsung menyambar ke atap masjid sampai akhirnya mengalami kebakaran.
Peristiwa itu rupanya mendapatkan simpati dari Polres Garut yang ikut menangani kasus tersebut. Kepolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro lantas menyatakan bahwa pihaknya akan membantu warga setempat untuk memperbaiki masjid tersebut.
"Hari ini penyerahan secara simbolis, dan insya Allah kami targetkan tiga minggu selesai," kata AKBP Rio Wahyu Anggoro saat acara penyerahan bantuan untuk pembangunan Masjid Al Hidayah yang terbakar di Desa Lembang, Kecamatan Leles, Garut, Jumat (27/1/2023).
Rio mengatakan, Polres Garut langsung bergerak cepat setelah mendapat laporan kebakaran masjid karena ulah seseorang. Pelaku yang ternyata adalah ODGJ pun diamankan dan dibawa ke rumah sakit jiwa di Bandung Barat agar mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Setelah itu, lanjut Kapolres, jajarannya bersama warga dan instansi lain terjun ke lapangan untuk membantu membersihkan material bangunan masjid yang terbakar.
"Hari pertama setelah kebakaran kami langsung bersihkan, pelaku kami amankan lalu dibawa ke rumah sakit, seluruh anggota polres diturunkan untuk lakukan pembersihan," jelasnya.
Menurutnya, peristiwa kebakaran itu merupakan musibah. Karena itu, kepolisian bersama tokoh masyarakat, dan instansi lainnya siap membantu membangun kembali masjid tersebut.
Proses pembangunan pun melibatkan masyarakat, anggota polisi, dan juga sejumlah tukang bangunan. Selama proses pembangunan akan diawasi dan sesekali meninjau langsung progresnya, juga apa saja yang dibutuhkan masyarakat untuk tempat ibadah itu.
Baca Juga: Karawang Diduga Jadi Pembuangan ODGJ Dari Luar Kota, Dinsos Bilang Begini
"Bantuan yang diberikan semua, apa yang dibutuhkan Masjid Al Hidayah ini akan kami penuhi, kami perbaiki, dan kami akan perbaiki seperti semula, kami akan tinggikan," tambahnya.
Masjid yang akan dibangun itu, kata dia, akan lebih bagus, sesuai permintaan masyarakat bangunannya akan lebih tinggi dan diperluas, begitu juga sirkulasinya agar lebih nyaman.
"Masjid akan lebih bagus, permintaan DKM minta masjid diperbarui, dinaikkan menjadi 4 meter, sirkulasi udaranya, dan rangka baja," ujar Rio.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut KH Sirojul Munir menyampaikan terima kasih adanya kepedulian dari Polres Garut yang membantu pembangunan masjid tersebut.
"Kapolres begitu sigap tindakan cepat menangani persoalan terbakarnya Masjid Al Hidayah ini, dan ini saya mengapresiasi, dan sangat salut terhadap beliau, dan terus terang saja, kami dari MUI merasa malu kepada beliau, kalah langkah, harusnya MUI yang lebih dulu," katanya pula.
Sebelumnya, seorang ODGJ membakar barang di dalam masjid hingga menyebabkan bangunan masjid terbakar. Pelaku selanjutnya diamankan dan dibawa ke rumah sakit jiwa di Bandung Barat. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Karawang Diduga Jadi Pembuangan ODGJ Dari Luar Kota, Dinsos Bilang Begini
-
Sempat Ada Ledakan, Agen LPG Di Duren Sawit Jakarta Timur Kebakaran
-
Kecelakaan Beruntun di Depan Masjid Raya Sumbar, 2 Korban Luka-luka Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Dampak Macet, DPRD Kota Bandung Layangkan Surat ke Pemprov Jabar Terkait Pembatasan Pengunjung Masjid Al-Jabbar
-
Tiko Bertemu Ariel Tatum? Ceritakan hal ini..
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Kolaborasi Relawan dan Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Lebih Cepat
-
Prabowo Saksikan 10 MoU RIKorea Selatan, Perkuat Kemitraan Strategis
-
Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit
-
WFH ASN Setiap Jumat, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Jadi Ajang 'Long Weekend'
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal
-
Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar