SuaraBandungBarat.id- Permainan Lato-lato kini sedang tren dikalangan anak kecil jaman sekarang.
Setiap anak dikampung dan di pertengahan kota saling berlomba bermain permainan tradisional yang dulu tidak asing dimainkan.
Sampai ada kejuaraan tersendiri dengan berbagai hadiah yang ditawarkan.
Ditambah dengan maraknya pemberitaan tentang hitsnya Lato-lato kian menarik peminat dari berbagai kalangan.
Namun ada beberapa permainan tradisional yang hampir terlupakan.
Sebelum tren lato-lato, kebanyakan anak jaman sekarang lebih memilih memegang gadget atau smartphone.
Sebelum teknologi menguasai segala aspek kehidupan manusia, anak-anak tahun 90-an pasti tahu game-game berikut ini:
1. Petak Umpet
Sebagai raja dari segala permainan tradisional, petak umpet seakan menjadi permainan yang tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: Ini Syarat Beasiswa LPDP 2023 S1 Dalam Negeri, Lengkapi Persyaratannya!
Bermain petak umpet lebih seru jika dimainkan banyak orang.
Dalam permainan ini, anak-anak terlebih dahulu membuat gambreng asalkan yang kalah adalah "kucing", orang tersebut kemudian mencari anak-anak lain yang tersembunyi.
"Kucing" ini harus menutup matanya sesuai dengan berbagai aturan penghitungan dari 10 hingga 100.
Saat "kucing" itu jatuh ke tanah, anak-anak lain harus bersembunyi. Setelah "kucing" menghitung, dia harus menemukan anak-anak lainnya. Saat "kucing" menemukan tempat persembunyian anak itu, ia harus lari ke tempat ia mendarat untuk memastikan ia menemukan mangsanya.
2. Engklek atau Sondah
Game ini sangat menyenangkan. Anak-anak harus menjawab tantangan tersebut dengan melompat satu atau dua kaki dari satu kotak ke kotak lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia
-
Antrean BBM Surabaya-Gresik Mulai Terurai, BPH Migas dan Pertamina Perkuat Distribusi
-
Kebijakan Komisi 8 Persen Ojol Resmi Diterapkan
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan
-
Elite Force Tayang 22 Juli, Serial Netflix Angkat Operasi Antiteror GIGN
-
Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu
-
Tak Hanya Budaya, Kerja Sama Jateng dan International Zheng He Society Merambah Investasi