SuaraBandungBarat.id - Memiliki peforma yang cukup kuat diranjang merupakan impian setiap laki-laki di manapun.
Namun, acapkali hal tersebut tidak berjalan mulus karena seiring bertambahnya usia. Tak heran, obat kerap digunakan oleh para pria yang sedang 'dilanda' disfungsi sebagai cara alternatif.
Obat kuat sendiri adalah istilah populer yang digunakan di masyarakat karena akibat yang ditimbulkannya yaitu meningkatkan performa seksual pria.
Meskipun, pada kenyataan banyak kasus di antaranya yang telah menggunakan obat kuat tetapi Mr. P tetap 'loyo'.
dr. Haekal Anshari dalam postingan instagramnya menjelaskan kenapa hal ini dapat terjadi.
"Dalam dunia media, obat kuat merupakan obat erektogenik atau obat yang bekerja dengan menghambat enzim PDE5" ungkap salah satu tulisan dari beberapa slide penjelasan dr. Haekal seperti yang dikutip pada Jumat (10/02/2023).
Obat erektogenik sendiri diindikasikan untuk mencapai dan mempertahankan kekerasan ereksi yang maksimal.
Sehingga dengan kata lain, obat ini diindikasikan sebagai solusi untuk memecahkan masalah disfungsi ereksi.
"Disfungsi ereksi bukan sebatas tidak bisa ereksi sama sekali ya, karena penis yang membesar tapi tingkat kekerasannya kurang, juga dikategorikan mengalami disfungsi ereksi," lanjut keterangan dr. Haekal.
Baca Juga: Kapan Hari Valentine 2023 Tanggal Berapa? Yuk Intip Serba-Serbinya
dr. Haekal juga menyebut jika obat kuat tidak dapat bekerja dengan sendirinya. Oleh karenanya, menurutnya setidaknya butuh beberapa hal agar Mr. P dapat berdiri.
Hal yang paling dibutuhkan adalah adanya rangsangan seksual.
Menurut dr. Haekal obat ini diminum menjelang melakukan hubungan seksual dan membutuhkan rangsangan seksual.
"Namun, bila memang mengalami gangguan libido seksual, maka obat ini tetap tidak bisa bekerja efektif walaupun mendapatkan stimulasi seksual" papar dr. Haekal dalam postingan media sosial pribadinya tersebut.
"Gangguan libido seksual disebabkan sudah terjadi penurunan hormon testosteron dan akan sulit mencapai ereksi optimal walaupun minum obat kuat" tegas dr. Haekal.
Obat kuat sendiri seyogyanya merupakan obat resep.
"Walaupun kenyataan dapat dibeli tanpa resep. Namun, sebaiknya tetap harus konsultasi terlebih dahulu kepada dokter" pungkasnya.(*)
Sumber: Instagram @dr.haekalanshari
Kontributor: Ehsa Nagara
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta
-
4 Shade Cushion Viva dan Cara Memilihnya agar Sesuai Undertone Kulit
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Cara Menggunakan My FanCam di Galaxy Fold8, Nonton Konser Bisa Puas Pantau Aksi Bias
-
Mitchell Baker Cetak Sejarah usai Hattrick di Debut Piala AFF 2026, Ikuti Jejak Legenda Garuda
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses
-
Rincian Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Jadi Gubernur BI Setelah 8 Tahun Menjabat
-
Perry Warjiyo Mundur, Gimana Nasib Stabilitas Keuangan RI