SuaraBandungBarat.id - Sakit hati merupakan tanda bahwa kita masih memiliki perasaan.
Sakit hati tidak diartikan sebagai bentuk penyakit yang membutuhkan diri untuk berobat ke dokter dan meminum obat seperti saat kita demam atau sakit badan lainnya.
Tetapi, sakit hati ada salah satu penyakit batin yang butuh penanganan khusus untuk memperbaikinya.
Orang dapat sakit karena beberapa hal termasuk di dalamnya di mana kita hidup dan berkembang.
Ustaz Hanan Attaki menjelaskan bahwa ketika merasa sakit hati maka panggilah Allah dan jangan langsung membuat status atau memanggil netizen di platform media yang dipunya.
"Sebelum ke netizen maka (curhatkan diri) kepada Allah SWT," paparnya.
Saat mencurahkan diri kepada Tuhan YME, dapat dilakukan sesuai dengan konteks nama Tuhan itu sendiri.
"Pakailah nama-nama Allah yang sesuai dengan kondisi kita saat berdo'a, seperti saat terzalimi membaca dan menyebut nama Allah dengan Ya Jabbar, Ya Qahhar dan sebagainya," terangnya lanjut.
Ustaz gaul ini pun lantas menerangkan bahwa alangkah bijaknya pula jika tidak mendoakan orang yang menzalimi kita.
Baca Juga: 4 Bentuk Miss V Berdasarkan Kedalaman dan Lebarnya, Ada Enggak yang Sama Persis?
"Ketika kita yang dizalimi dan bukan agama, lebih mendoakan diri kita sendiri, kenapa? karena rugi kalau mendoakan orang yang telah zalim, lebih baik fokus kepada diri sendiri," tegasnya.
Jadi, intinya saat kita merasa sakit hati karena tingkah laku orang lain atau karena dizalimi maka panggilah Allah dengan menggunakan nama-namanya yang sesuai.
"Salah satu doa dalam salat minta disembuhkan dari sakit hati dan kecewa adalah rabbighfirli warhamni wajburni yang selama ini kita baca" lanjutnya.
Kalimat wajburni dalam kalimat tersebut bermakna yang mengobati sakit hati.
"Jadi saat kita berdo'a wajburni artinya sembuhkanlah sakit hati saya, atau hiburlah aku ya Allah." pungkas ustaz Hanan. (*)
Sumber: YouTube Hanan Attaki
Kontributor: Ehsa Nagara
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Enam Korban Keracunan MBG Semarang Masih Dirawat, Dinkes Tunggu Hasil Uji Laboratorium
-
Perampok di Medan Jerat Korban Lewat Aplikasi Kencan Sesama Jenis, 2 Pelaku Ditangkap
-
Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan Berzodiak Capricorn saat Mereka Sedang Marah atau Ngambek?
-
Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
-
Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 6.125 Orang
-
Nekat Beroperasi, Home Stay di Jepara Kembali Digerebek Warga, Tujuh Pasangan Diamankan
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!