SuaraBandungBarat.id - Gorengan menjadi makanan atau cemilan yang paling populer di Indonesia. Selain harganya yang terjangkau dan banyak yang menjual, rasanya juga khas dan nikmat.
Ada berbagai macam gorengan yang biasa di jual seperti bala-bala/bakwan, gehu/tahu isi, tempe goring, combro dan masih banyak lagi.
Namun baru-baru ini World Tourism and Culinary Alloy, Taste Atlas merilis sebuah pernyataan yang membuat bangga masyarakat Indonesia.
Website tersebut menetapkan jajanan asal Indonesia yaitu “Pisang Goreng” sebagai dessert atau hidangan penutup terenak nomor 1 di dunia.
Dilansir dari Bandung.go.id (19/2/2023), pisang goreng sebagai hidangan tradisional asli Indonesia ini menduduki peringkat satu dan membawahi beberapa hidangan dunia lain dari berbagai negara.
Diketahui pisang goreng menempati peringkat tertinggi dengan skor 4.60 yang di susul oleh Quarkbällchen atau Quark balls dari Jerman dengan 4.50.
Masih ada hidangan unik lainnya seperti Pastelitos Kriollos dari Argentina, Fouskakia dari Yunani, Krapfen dari Austria, dan beberapa macam lainnya.
Dari sisi proses penyajian, pisang goreng terbilang cukup sederhana. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga tidak banyak, yaitu hanya pisang (biasanya pisang raja), tepung terigu, telur, mentega, dan gula pasir.
Ketika pisang tersebut dilumuri dengan adonan, goreng pisang tersebut hingga warna kuning keemasan. Pisang goreng pun siap disantap. (*)
Kontributor: Aleksander
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo