SuaraBandungBarat.id - Melakukan hubungan intim yang lama memang bagus untuk kepuasan pasangan, akan tetapi ada yang harus diperhatikan.
Seksolog ternama Indonesia, dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS alias dr. Boyke menjelaskan tentang durasi berhubungan intim yang baik.
Menurut dr. Boyke, ketika melakukan hubungan intim maka jangan terlalu lama karena bisa menimbulkan efek buruk.
"Main lama bagus, cuman kan musti ngelihat juga, jangan terlalu lama," kata dr. Boyke yang dikutip dari Tiktok @sobatsehati pada Minggu (26/2/2023).
Bahkan hubungan intim yang terlalu lama menurut dr. Boyke dapat mengakibatkan lecet karena keburu kering.
"Buat perempuan juga gak enak, bisa lecet, bisa ledes," lanjutnya.
Adapun durasi berhubungan intim yang bagus yaitu kurang dari 10 menit.
"Jadi yang paling bagus itu, hubungan itu kurang dari 10 menit," jelasnya.
Penjelasan lainnya menyebutkan bahwa berhubungan intim merupakan aktivitas seksual yang biasa dilakukan oleh pasangan suami istri atau pasangan yang sedang menjalin hubungan romantis.
Baca Juga: 3 Pelajaran Hidup dari Anime 'Howl's Moving Castle', Hikmah di Setiap Kehilangan!
Namun, salah satu hal yang sering menjadi perdebatan adalah tentang durasi berhubungan intim yang ideal.
Beberapa orang berpendapat bahwa durasi yang lama lebih baik, sementara yang lain berpendapat bahwa durasi yang singkat sudah cukup memuaskan.
Namun, sebenarnya durasi berhubungan intim yang ideal sangat subjektif dan bergantung pada preferensi dan kebutuhan masing-masing pasangan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rata-rata durasi berhubungan intim pada pasangan suami istri adalah sekitar 5-7 menit.
Namun, ada juga pasangan yang mengalami durasi yang lebih pendek atau lebih lama dari itu, dan semuanya masih dianggap normal.
Hal yang perlu dipahami adalah bahwa durasi berhubungan intim bukanlah satu-satunya indikator kepuasan seksual.
Ada beberapa faktor lain yang juga mempengaruhi kepuasan seksual seperti keintiman, kepercayaan, dan kepuasan emosional.
Jadi, meskipun durasi berhubungan intim singkat, namun jika pasangan merasa puas dan intim, maka itu sudah cukup memuaskan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026