SuaraBandungBarat.id – Setiap muslim yang baik selalu berusaha untuk menunaikan salat secara berjamaah, bukan hanya karena akan mendapatkan drajat lebih tinggi ketimbang salat sendiri.
Jauh daripada itu, terdapat nilai-nilai sosial dalam salat berjamaah, salah satunya menjaga tali silaturahmi antarsesama muslim.
Namun, acapkali dalam keadaan tertentu misal karena faktor usia atau penyakit seorang muslim terpaksa harus menunaikan salat tidak berjamaah sebagaimana mustinya.
Lantas, bagaimana solusi ketika didapati seorang muslim yang terpaksa harus melaksanakan salat berjamaah tidak sebagaimana biasanya karena ada uzur?
Pimpinan pondok pesantren Al Bahjah, Buya Yahya menjawab sebagaimana kami kutip dalam ceramhanya yang dimuat dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV.
Menurutnya orang yang terbiasa melakukan kebiasaan baik dan istiqamah dalam hal tersebut, seperti melakukan salat berjemaah yang dalam mazhab Imam Syafii disebut fardhu kifayah.
“Akan tetapi jangan diremehkan salat berjamaah, keutamannya besar, ada orang istiqamah dalam mazhab syafii, kecuali dalam mazhab Imam Ahmad (salat berjamaah) adalah sebuah kewajiban,” tuturnya.
Ketika orang yang istiqamah tersebut mendapati hal yang tidak dapat melakukan salat berjamaah di masjid sebagaimana sering dilakukannya, maka dapat melakukan salat berjamaah di masjid dengan istrinya.
“Islam, tidak memaksakan orang harus ini itu, ada namanya rukhsoh yaitu kemurahan, bahkan maha kasih Allah, jika seorang mempunyai kebiasaan baik dan ia tidak dapat melakukannya di suatu waktu karena uzur maka semua kebaikan pada saat ia sehat akan mendapat pahala serupa,” ungkapnya.
Baca Juga: Isu Perpisahan Aldila Jelita dan Indra Bekti Jadi Buah Bibir, Keluarga Buka Suara
Ia pun menekankan agar orang yang tengah sakit dan tidak dapat melakukan aktifitas salat Jemaah sebagaimana mustinya untuk tidak gelisah.
“Nggak usah gelisah, merasa terpuruk, Allah maha kasih, Allah akan kasih pahala tersebut,” pungkasnya. (*/Ehsa Nagara)
Sumber: YouTube Al-Bahjah TV
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
5 Zodiak Pembawa Keberuntungan Selamanya, Konon Hidupnya Penuh Peluang dan Rezeki
-
Timwas Sebut Haji 2026 Bagus, Tapi Fasilitas di Mina Masih Jadi PR
-
4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
-
Sindikat Spesialis Pencuri NMax di Siak Dibekuk, Ternyata Positif Sabu
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Oman, Duet Marselino Ferdinan dan Ole Romeny?
-
KPK Ungkap Awal Mula Kasus Silmy Karim, Bermula dari Temuan Rp366 Miliar di 96 Rekening
-
Skandal Korupsi Makan Bergizi Gratis: 6 Fakta Jemput Paksa Eks Petinggi BGN Dadan Hindayana dkk
-
Lawan Gugatan Perkumpulan Lyceum, KDM Tegaskan Pertahankan Aset Negara Harga Mati
-
DPR Akan Perketat Pengawasan BGN Usai Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG.
-
Kala Prabowo Sapa Jaksa Agung setelah Tangkap Kepala BGN: Yang Sekarang Agak Diwaspadai