/
Rabu, 01 Maret 2023 | 17:34 WIB
Ilustrasi, dampak negatip dari operasi pembesaran Mr. P. (freepik.com oleh freepik)

SuaraBandungBarat.id - Berbicara soal alat vital laki-laki, banyak pertanyaan apakah bisa diperbesar atau tidak?

Menanggapi hal tersebut, Seksolog ternama Indonesia, dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS alias dr. Boyke membenarkannya.

Menurut dr. Boyke, Mr. p memang bisa diperbesar melalui jalur operasi dengan cara tertentu.

Namun di balik pembesaran tersebut, menurut dr. Boyke juga banyak dikabarkan akibat yang pernah dialami oleh beberapa pria yang sudah melakukannya.

Menurut dr. Boyke, operasi pembesaran Mr. P tersebut biasanya ada di Italia, Amerika, dan negara luar negeri lainnya.

"Operasi seperti itu ada di Itali, ada di Amerika," kata dr. Boyke yang dikutip dari Tiktok @sobatsehati pada Rabu, (1/3/2023).

Adapun dampak negatif yang bisa saja dialami pria yang sudah melakukan operasi pembesaran tersebut yaitu patahnya Mr. P saat berhubungan intim.

"Alat kelaminnya itu mudah patah pada hubungan seksual," sambungnya.

Menurutnya, di luar negeri sudah banyak diberitakan soal pria yang mengalami patahnya Mr. p ketika melakukan hubungan intim.

Baca Juga: Geger Linda Ngaku Istri Siri, Segini Tajirnya Teddy Minahasa: Harta Tembus Rp 29 Miliar

Ha tersebut biasanya dialami oleh pria yang sudah melakukan operasi pembesaran Mr. P.

"Di luar negeri itu banyak sekali dilaporkan kasus-kasus yang Mr. P nya patah," jelasnya.

Adapun cara memperbesar menggunakan teh basi atau cara tradisional lainnya, dr. Boyke menyebutkan bahwa itu tidak bisa.(*)

Load More