SuaraBandungBarat.id - Apakah karena faktor keturunan atau gaya hidup yang membuat seorang pria mengalami ejakulasi dini?
Seksolog ternama Indonesia, dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG MARS alias dr. Boyke berikan penjelasan soal penyebab ejakulasi dini.
Menurut dr. Boyke, Ejakulasi dini terjadi karena kebiasaan masturbasi atau mengeluarkan sperma dengan sengaja.
Maka ketika berhubungan intim langsung dengan perempuan, maka pria tersebut akan tidak bisa menahan ejakulasi.
Menurutnya itu terjadi karena jika menggunakan tangan sendiri, pria akan bisa mengatur cepat atau lambatnya ejakulasi.
Namun jika berhubungan langsung dengan istrinya maka tidak bisa menahan ejakulasi.
Selain itu, kebiasaan melakukan hubungan badan secara tergesa-gesa juga menjadi salah satu penyebab ejakulasi dini.
Bisa saja seorang remaja nakal yang melakukan hubungan intim di luar nikah maka melakukannya dengan tergesa-gesa.
Bisa jadi karena takut ketahuan, maka ingin cepat selesai dan akhirnya terbawa sampai ketika dirinya menikah.
Baca Juga: Pasutri Pakai Mainan Seks untuk Pemanasan Sebelum Bersetubuh, Boleh Nggak Ya Menurut Hukum Islam?
Adapun beberapa cara untuk mengatasi ejakulasi dini yaitu bisa dengan krim atau obat.
Cara lainnya yaitu dengan melakukan senam kegel secara teratur hingga ejakulasi pria kembali normal.
Hal tersebut dijelaskan dr. Boyke pada salah satu video Tiktok @sobatsehati yang dikutip pada Selasa, (28/2/2023).
Dengan begitu, Ejakulasi dini bisa dipengarui oleh gaya hidup, akan tetapi tidak disebutkan karena faktor keturunan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi