SuaraBandungBarat.id - Sidang mediasi antara Daus Mini dan Shelvie Hana terlaksanakan pada hari Selasa (28/2/23) kemarin di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat untuk pertama kalinya.
Gegernya di dalam persidangan tersebut, Daus Mini dan Shelvie Hana tampak tak saling sapa dan saling lihat satu sama lain.
Pasalnya, Daus Mini mengatakan bahwa dirinya sudah berusaha mengoptimalkannya tetapi ini memang sudah jalan terbaik.
Terlebih lagi, Daus Mini tidak ada niat untuk kembali menjalin rumah tangga bersama Shelvie karena baginya sesuatu yang dipaksakan tidak baik.
“Berusaha sudah, sudah mengoptimalkan bahwasanya yasudah kalau itu memang jalan yang terbaik. Untuk balik lagi kayaknya nggak karena sesuatu yang dipaksakan itu kan nggak bagus,” kata Daus Mini yang dikutip oleh SuaraBandungBarat.id dari kanal Youtube SCTV.
Sementara itu, Shelvie mengatakan hal yang serupa bahwa tidak ada keinginan untuk rujuk dengan Daus Mini karena berbagai faktor.
“Kalau rujuk kemungkinan nggak. Kembali ke prinsip awal sih, memang udah nggak ada kecocokan, memang tidak ada yang bisa dipertahankan,” ujar Shelvie.
Shelvie pun mengungkapkan bahwa faktor tersebut berkaitan dengan orang ketiga yaitu orang tua dan keharmonisan antara keluarga besan.
“Orang ketiga pastinya ada ya orang tua itu. Ada faktor lah banyak, mungkin udah nggak ada keharmonisan antara besan sesama besan, antara Bang Daus dan orang tua saya,” ungkap Shelvie.
Baca Juga: Lee Min Ho Diduga Lakukan Penggelapan Pajak, Begini Tanggapan Agensi
Namun di sisi lain, urusan anak masih menjadi persoalan antara Daus atau Shelvie yang sama-sama ingin mengasuhnya.
Selanjutnya Kuasa Hukum Shelvie, Acong Latief mengatakan bahwa kedua pasangan yaitu Daus dan Shelvie sama-sama mempunyai hak untuk mengasuh Baby Al.
“Secara perikatan yang mereka bikin antara ibunya anak ini dengan Daus dan Shelvie, ini dua-duanya punya hak karena disitu diserahkan kepada pasangan suami istri (calon adopsi),” ujar Acong Latief.
Bahkan, Acong Latief mengatakan bahwa Shelvie bukan semata-mata menginginkan hak asuh sepenuhnya, melainkan diberi waktu untuk bertemu dengan anaknya selang dua hari atau tiga hari.
“Disini kita tegaskan, Shelvie ini bukan semata-mata hak asuh sepenuhnya nggak. Sebenernya, saat Shelvie ini kangen dua hari, tiga hari silahkan lah,” tegas Acong Latief.
Dengan tegas, Daus mengatakan bahwa hak asuh sepenuhnya ada di tangan Daus dan masih melihat kedepan untuk memberi waktu bertemu Baby Al kepada Shelvie.
Berita Terkait
-
Sifat Asli Istri Daus Mini, Shelvie Hana Dikuliti Sosok Ini: Bayar Utang Lu!
-
Ayah Nagita Slavina Gideon Tengker Siap Gugat Mama Rieta Soal Harta Gono Gini, Total Asetnya Bikin Melongo!
-
Pihak Daus Mini Sebut Shelvie Hana Minta Cerai Gegara 'Didoktrin' Ayahnya
-
Shelvie Paksa Ambil Baby Al, Daus Mini Nekat Lakukan Ini pada Shelvie!
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
Sulis Jadi Simbol Perempuan Muslim Berdaya Fatayat NU
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena