SuaraBandungBarat.id – Kecintaan keluarga Kalaweit pada alam tampak semakin jelas terlihat dalam perjalanan mereka di Negara Laos pada kanal YouTube milik Andrew Kalaweit dalam video blog yang diunggah pada Rabu (1/3/2023).
Bukannya menghabiskan waktu menikmati fasilitas hiburan di perkotaan seperti kebanyakan orang ketika berlibur, keluarga ini memilih destinasi alam setempat.
Andrew Kalaweit disebut sebagai Tarzannya Indonesia karena gaya hidup yang menyatu dengan alam di hutan belantara Kalimantan Tengah bersama keluarganya.
Sejak kecil, Andrew sudah dikenalkan dengan hutan dan satwa oleh orangtuanya, Chanee Kalaweit keturunan Perancis dan Nurpradawati keturunan Suku Dayak, Kalimantan.
Andrew bersama kedua orangtua dan adiknya, Enzo, mengabadikan perjalan menuju pedalaman Laos.
Uniknya, keluarga Kalaweit tampak cukup memperhatikan detail alam sekitar dan juga warga lokal.
“Mungkin kalian tanya kenapa kok liburan jauh ke Laos, jawaban saya: kenapa tidak,” ucap Chanee dalam bahasa Indonesia yang cukup fasih sambil tertawa.
Di tengah perjalanan dengan menaiki sebuah mobil, mereka menemui sungai dengan air yang cukup tinggi untuk dilalui mobil namun tidak ada kapal feri.
Mereka mencoba bertanya pada warga lokal, awalnya mereka berpikir bahwa para warga bisa berbahasa Perancis, karena dahulu Laos sempat dijajah oleh Perancis.
Baca Juga: TNI Palsu Bertebaran, Ini Cara Mengetahui TNI Asli atau Gadungan
Namun rupanya tidak ada satupun warga yang dapat menggunakan bahasa tersebut, sehingga percakapan terjadi secara terbatas namun tetap terlihat akrab.
Keluarga Kalaweit juga sempat menjelaskan bahwa masyarakat pedalaman Laos memiliki kesamaan seperti orang Dayak, yakni memiliki ladang yang berpindah-pindah.
Beberapa waktu kemudian, mereka kembali berhenti untuk menanyakan kepada warga sekitar mengenai satwa liar yang mungkin ada di lokasi yang dituju.
Kemudian rombongan mengobrol dengan warga dan berkeliling kampung untuk melihat kehidupan kampung yang masih asri dan terjaga secara lebih dekat.
Pegunungan nampak dekat dari lokasi mereka berhenti.
Terlihat seekor lembu sedang merumput.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring