Suara.com - Kereta api semi cepat jalur China-Laos dipadati para wisatawan dan pemudik menjelang berakhirnya musim liburan Tahun Baru Imlek bagi anak sekolah dan mahasiswa di China.
Sejumlah stasiun yang dilewati kereta berwarna hijau dengan strip kuning berkecepatan rata-rata 160 kilometer per jam itu dipenuhi penumpang sejak Sabtu (11/2/2023) pagi.
Kereta yang beroperasi di ruas Mohan-Kunming ini berhenti di beberapa kota kecil di Provinsi Yunnan yang banyak terdapat objek wisata alam, etnik, budaya, perdesaan, dan kuliner.
Para penumpang yang naik dari di Mohan kebanyakan selesai berlibur dari Laos. Kereta tersebut berhenti di Xishuangbanna yang dikenal memiliki objek wisata taman hutan, Istana Kerajaan Dai, dan desa wisata Manyuan yang dihuni etnis minoritas Dai.
Usai dari Xishuangbanna, rangkaian kereta tersebut mengambil penumpang di Stasiun Pu'er. Kota kecil di wilayah selatan China ini juga surga bagi penggemar kuliner, budaya, teh, dan kopi.
Dikutip via Antara, penumpang membeludak. Akibatnya, banyak penumpang kereta kelas non-ekonomi itu tidak mendapatkan tempat duduk agar bisa sampai di tempat tujuan sesuai jadwal karena para murid dan mahasiswa di China mulai masuk pada Senin (13/2).
Beberapa kereta yang dari arah Mohan ada yang langsung ke kota-kota besar lainnya di China, seperti Shanghai, Chengdu, Chongching, dan Guangzhou. Namun ada pula yang transit terlebih dulu di Kunming, ibu kota Provinsi Yunnan.
"Kalau tidak naik kereta ini sekarang, bisa dipastikan besok tambah penuh," kata seorang penumpang kepada penumpang lainnya yang terpaksa duduk di atas kopernya di dekat sambungan gerbong kelima.
Baca Juga: Militer China Terlibat dalam Operasi Balon Udara, Hubungan AS-Tiongkok Memanas
Berita Terkait
-
Ternyata Ada Masjid Arsitektur China di Jambi, Ini Potretnya!
-
Amerika Tuding Balon Mata-mata China Disebar ke 40 Negara di Lima Benua
-
Heboh Penghulu di Gorontalo Nikahkan WNA China Pakai Bahasa Mandarin
-
5 Ide Outfit Hangout Ala Member Produce Pandas, Cocok untuk Tubuh Berisi!
-
Militer China Terlibat dalam Operasi Balon Udara, Hubungan AS-Tiongkok Memanas
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI