SuaraBandungBarat.id- Pemkab Bandung Barat terus berupaya maksimal meningkatkan investasi di wilayahnya. Bahkan investasi di Kabupaten Bandung Barat pada tahun 2022 mencapai Rp12 triliyun.
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, capaian pertumbuhan investasi di Kabupaten Bandung Barat tersebut meraih apresiasi dari Pemprov Jawa Barat.
“Sehingga nilai investasi kita pada tahun 2022 pertumbuhan investasi mendapatkan juara 2 di provinsi jabar sebesar 12 T dan hari ini targetnya melampaui atau melebihi,” katanya saat ditemui, Kamis (16/3/2023).
Ia menambahkan, capaian nilai investasi di Kabupaten Bandung Barat pada triwulan pertama di tahun 2023 ini merupakan hasil pelayanan yang cepat dan mudah serta efisien. Terlebih regulasi yang ditetapkan oleh Pemkab Bandung Barat tidak mempersulit investor.
“Triwulan 1 kita menargetkan Rp3 triliyun. Akhirnya sudah masuk di KBB sebesar Rp 6 triliyun lebih, dengan komitmen yang memberikan pelayanan mudah dan cepat. Mudah-mudahan mendorong investasi untuk masuk,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya saat ini terus berupaya agar pertumbuhan nilai investasi di Kabupaten Bandung Barat terus meningkat setiap tahunnya.
“Tentu kita terus berkomunikasi dengan berbagai pihak, agar investasi itu masuk dengan harapan penyerapan lapangan pekerjaan dan PAD kita naik. Jadi target kita di KBB ini bagaimana para wajib pajak baru itu muncul,” katanya.
“Makanya saya apresiasi Pa kadis DPMTSP KBB (Maman Sulaeman) menyampaikan dalam satu hari bisa menyetujui 55 perijinan. Itu targetnya luar biasa,” katanya.
Ia menyebut, dampak dari komunikasi yang baik tersebut salah satu investasi yang ada di Kabupaten Bandung Barat bakal segera terealisasi dalam waktu dekat.
Baca Juga: Cek Fakta: Takut Sengsara, Irish Bella Ceraikan Ammar Zoni?
“Dengan komunikaai yang baik yang kita lakukan alhamdulillah Taman Asia Afrika, Insyaallah dalam waktu dekat ini akan dibangun sekarang lagi proses MS yang dilakukan oleh ITB,” katanya.
“Kemudian untuk floating power plane itu juga nanti akan ada groudbreaking di januari 2024 dan juga ada 2 perusahaan yang akan berinvestasi di tenaga surya. Ada dari Arab Saudi dan Korea, itu juga nilai investasi yang besar,” katanya.
Ia berharap, kenaikan investasi di Kabupaten Bandung Barat dapat berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat.
“Dari investasi itu akan memberikan CSR bagi masyarakat KBB.Dampak dari investasi dirasakan oleh masyarakat KBB berupa CSR bisa untuk perbaikan jalan dan lainnya,” harapnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Anggaran TV Kabel hingga Internet Petinggi DPRD Siak Nyaris Rp300 Juta
-
Mulai Juni 2026, Potongan Aplikasi Ojol Tak Boleh Lebih dari 8 Persen
-
4 Shio yang Hidupnya akan Lebih Baik dan Beruntung Pekan Ini
-
Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara
-
Benarkah Orang yang Belum Akikah Tidak Boleh Kurban? Ini Ketentuannya
-
Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total
-
Nyali Teruji Sakit Dihadapi: Drama Skuad Honda pada ARRC 2026 di Sirkuit Buriram Demi Merah Putih
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Dari Murah ke Flagship, Ini 8 Tablet Xiaomi Terbaik 2026
-
Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat