SuaraBandungBarat.id - Pada saat puasa, olahraga juga perlu dilakukan. Tapi karena kondisi tubuh ketika berpuasa tentunya tidak sama dengan biasanya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar olahraga tidak mengganggu ibadah ini.
Puasa selama bulan Ramadhan merupakan salah satu kewajiban umat Muslim di Indonesia, puasa dilakukan selama kurang lebih 13 jam. Artinya, dalam kurun waktu tersebut, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman sama sekali.
Nah, karena takut lemas dan jadi batal puasa, banyak orang merasa enggan untuk melakukan olahraga saat berpuasa. Padahal, olahraga saat puasa membuat tubuh jadi lemas hanyalah mitos belaka. Jika dilakukan dengan cara yang tepat, justru kebiasaan ini akan menyehatkan tubuh.
Dilansir SuaraBandungBarat.id dari berbagai media pada Kamis, (23/3/2023) Olahraga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Berolahraga dengan rutin tidak hanya membantu mengontrol berat badan, tetapi juga menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker. Selain itu, olahraga juga dapat meningkatkan kekuatan otot dan tulang, memperlambat penuaan, dan mengurangi stres.
Berikut ini adalah beberapa tips agar kamu bisa berolahraga saat puasa:
1. Memilih jenis olahraga yang tepat
Jenis olahraga yang dianjurkan adalah olahraga dengan intensitas ringan sampai sedang, misalnya berjalan kaki, yoga, atau bersepeda santai. Olahraga ini dapat dilakukan selama sekitar 30 menit dengan frekuensi 3-5 kali seminggu.
Olahraga intensitas ringan tidak hanya bermanfaat untuk membakar kalori, tetapi juga menghilangkan stres dan meningkatkan kebugaran. Hindari melakukan olahraga berat, seperti berlari dan angkat beban. Olahraga berat boleh dilakukan 1-2 jam setelah berbuka puasa.
2. Menentukan waktu yang tepat untuk berolahraga
Waktu terbaik untuk berolahraga saat puasa adalah 30-120 menit sebelum berbuka. Jadi, energi yang digunakan saat olahraga dapat segera digantikan setelah berbuka puasa. Hindari berolahraga di luar ruangan saat siang hari, karena dapat menyebabkan dehidrasi akibat hilangnya cairan tubuh secara berlebihan.
3. Memperbanyak minum air putih
Agar terhindar dari dehidrasi, kamu dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari. Untuk menjaga keseimbangan elektrolit, kamu dapat mengonsumsi air kelapa saat berbuka puasa.
Baca Juga: Takut Olahraga Saat Puasa? Ini 3 Rekomendasi Waktu Berkeringat dan Penjelasannya
Hindari minum kopi, teh, dan soda, karena mengandung kafein yang bersifat diuretik. Efek diuretik artinya membuat lebih sering buang air kecil, dan ini dapat menyebabkan dehidrasi. Selain itu minuman yang mengandung kafein dapat menyebabkan kamu berdebar-debar atau mengalami peningkatan denyut jantung normal, yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.
4. Menjaga asupan nutrisi
Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka sangat penting. Porsi makanan disesuaikan dengan kebutuhan, tidak kurang dan tidak pula berlebihan. Selain itu, jenis makanan yang dikonsumsi harus seimbang antara karbohidrat, protein, lemak, dan serat.
Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat, sehingga akan membuat kamu merasa kenyang lebih lama. Di samping itu, nutrisi ini dapat memberikan cadangan energi yang tinggi selama berpuasa. Makanan yang termasuk sumber karbohidrat kompleks adalah biji-bijian, kacang-kacangan, gandum, nasi merah, dan sayuran.
Untuk memperbaiki jaringan otot yang lelah saat berolahraga, kamu perlu mengonsumsi makanan tinggi protein, seperti telur, daging, dan ikan. Hindari makanan dengan lemak jenuh, misalnya gorengan, serta makanan yang terlalu manis.
Dan yang tidak kalah penting, jangan melewatkan makan sahur agar kamu memiliki cukup energi untuk berolahraga dan melakukan aktivitas hingga waktu berbuka puasa.(*)
Sumber: Dilansir dari berbagai media
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan