/
Jum'at, 24 Maret 2023 | 00:21 WIB
Ilustrasi kesalahan orangtua dalam mendidik anak. Hal itu bisa membuat anak mudah tertekan. (pexels)

suarabandungbarat.id - Mendidik anak memang menjadi kewajiban dan tanggung jawab orang tua. Hal itu karena sesungguhnya, anak merupakan titipan Tuhan yang harus dijaga dan dibentuk menjadi pribadi yang baik.

Namun, ada sebagian orang tua yang masih belum memahami tentang cara mendidik anak yang baik.

Memang, tidak ada orangtua yang sempurna. Begitu pun anak, baik orangtua dan anak sama-sama manusia yang pernah melakukan kesalahan.

Berikut ada tujuh kesalahan orangtua dalam mendidik anak yang dikutip dari akun tiktok Rensia Sanvira.

1. Terlalu Mengatur Anak

Orangtua tidak pernah mendukung hobi anak. Tetapi, hanya mengatur seperti tidak boleh ini, itu.

2. Menegur secara Berlebihan

Kalau anak melakukan kesalahan, fokus saja pada kesalahannya saja, dan jangan pada hal-hal lainnya. 

3. Tidak Pernah Meluangkan Waktu untuk Mendengarkan Anak

Baca Juga: Timnas Indonesia vs Burundi: Elkan Baggott Tak Sabar Bermain Bersama Jordi Amat

Hal itu akan membuat anak menjadi malas berbicara dengan orangtua karena merasa tidak pernah didengarkan. 

4. Terlalu Protektif

Terlalu protektif seperti ini tidak boleh, itu tidak boleh. Hal ini bukannya melindungi anak, justru akan membuat anak tidak bisa berkembang.

5. Sering Bertengkar di Depan Anak

Ini yang membuat anak menjadi tidak nurut karena dia bingung harus nurutin ibunya atau ayahnya.

6. Memarahi Anak di Depan Orang Banyak

Hal ini akan membuat anak merasa malu.

7. Kebaikannya Tidak Pernah Dihargai ataupun Dipuji

Beberapa anak mungkin saja merasakan ketika kebaikannya tidak pernah dihargai atau dipuji, tetapi justru dicari kesalahannya dan diungkit-ungkit. Hal itu akan membuat anak merasa bahwa kebaikannya tidak ada artinya di mata orangtuanya.

Demikian tujuh kesalahan orangtua dalam mendidik anak. Semoga, pembahasan ini dapat membantu orangtua untuk bisa belajar tentang pola didik anak. (*)

Sumber: Akun tiktok Rensia Sanvira

Load More