SuaraBandungBarat.id - Berikut ini kami sajikan contoh teks kultum singkat Ramadhan untuk durasi waktu 7 menit dengan tema tentang puasa dan sabar.
Di sini akan tersedia contoh teks kultum singkat Ramadhan dengan tema puasa dan sabar yang bisa dijadikan referensi Anda menyampaikan Kuliah Tujuh Menit.
Berikut teks kultum singkat Ramadhan dengan tema tentang puasa dan sabar.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Innal hamda lillah, nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh, wana’udzu billahi min syururi anfusina, wamin sayyiaati a’maalinaa, mayyahdihillahu falaa mudhilla lah, wamayyudhlil falaa haadiya lah. Asyhadu alla ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, wa asyhadu anna muhammadan ’abduhu warosuuluh. Allahumma shalli wasallim wabarik ’ala sayyidina muhammadin wa ’ala alihi washahbihi ajma’in. amma ba’du.
Saudara-saudari seiman yang mulia,
Sungguh berkat Allah Subhnahu wa Ta’la, kita dapat menyambut bulan yang paling mulia, bulan Ramadhn, bulan yang di dalamnya kita berpuasa. Bulan Ramadhn merupakan waktu yang sangat tepat untuk menumbuhkan kesabaran dalam diri kita.
Dalam bulan Ramadhn, kesabaran kita terlatih dengan 3 cara yang berbeda:
Kesabaran untuk taat kepada Allah
Baca Juga: Peserta Adu Kepiawaian Berseni di Secangkir Kopi, Kompetisi BLAC di Bali Berlangsung Meriah
Puasa kita dalam bulan Ramadhn adalah bentuk ketaatan kita kepada perintah Allah Subhnahu wa Ta’la.
Kesabaran untuk meninggalkan perbuatan maksiat
Kita juga diinstruksikan untuk meninggalkan perilaku maksiat saat berpuasa.
Kesabaran menghadapi ujian dan cobaan
Rasa lapar, dahaga, dan kehausan kita selama berpuasa adalah bentuk ujian dan cobaan yang kita hadapi.
Oleh karena itu, bulan Ramadhn dijuluki sebagai (bulan kesabaran) karena kesabaran adalah kunci keimanan kita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026