SUARA BANDUNG BARAT - Siapa yang tak kenal pendakwah kondang, Habib Jafar? Mulai digandrungi anak muda saat dirinya ikut terlibat projek bersama Tretan Muslim dan Coki Pardede dalam salah satu kanal YouTube.
Metode dakwah yang dapat dibilang kekinian serta pendekatan yang dilakukannya kepada anak muda akhirnya banyak yang menggandrunginya, ia pun membagikan tips agar anak muda itu tak mau pasif dalam menyebarkan agama Islam.
Menurutnya, dalam berdakwah jika banyak orang tidak mau mendatangi seorang pendakwah maka sang pendakwahlah yang datang menemui umatnya.
Oleh sebabnya, dalam pandangan Habib Husein Jafar dalam menyebarkan agama Islam dapat dilakukan dengan berbagai cara apa saja, selama masih dalam aturannya.
"Kata Nabi, kan, orang itu terpengaruh oleh circle-nya. Nah, itu bisa artinya jangan dekat-dekat dengan circle yang negatif," kata dia.
Untuk itu, Habib Jafar bertekad untuk mendatangi circle-circle pemuda bukan untuk terpengaruh dengannya akan tetapi mewarnai pergaulan tersebut.
Dalam penyamapaian dakwahnya, kerap ia menggunakan bahasa yang mudah diterima dan membangun suasan yang hangat dengan komedi.
"Saya mewarnai mereka pakai tema yang disukai mereka, fasyen yang disukai mereka selama masih menutup aurat dan sopan," ujarnya.
Ia juga menggunakan media yang disukai kalangan target audiensenya seperti media sosial dan bahasa yang disukai mereka seperti bahasa anak gaul Jakarta selatan dan sebagainya.
Baca Juga: Persib Gagal Finis Runner-up, Robi Darwis Ungkap Kekecewaan
"Kalau memang dibutuhkan pendekatan yang baru, yang memang tidak dilarang dalam Islam," kata Habib Jafar dikutip dalam kanal YouTube Seleb On Cam News pada Senin (17/4/2023).
Menurutnya, agama tidak melarang metode dakwah yang dilakukan selama tidak melanggar ketentuan syariat.
Hal ini sebagaimana salah satu riwayat yang menceritakan Nabi melakukan apa saja selama diperkenankan oleh Allah untuk umat Islam.
"Dan, untuk orang mengenal Islam secara baik, saya pakai komedi dan lain sebagainya," ucap Habib Jafar.
Meskipun namanya tengah banyak disebut dan digandrungi anak muda, ia enggan untuk disebut sebagai 'ustaz gaul'.
"Komedi itu hanya metode agar yang saya sampaikan bisa lebih diterima," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Calvin Verdonk Berpotensi Thiago Motta pada Musim Depan
-
Drummer Band Hardcore Whispers Jadi Biksu: Menepi dari Ingar-bingar, Menabung Pahala
-
Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun
-
Rekor! Lionel Messi Lampaui 100 Kontribusi Gol Tercepat Sepanjang Sejarah MLS
-
Waka Komisi X DPR Desak Hapus Kastanisasi Guru, Minta Seluruh Honorer Diangkat Jadi PNS
-
Marie-Louise Eta Cetak Sejarah, Pelatih Wanita Pertama yang Menang di Liga Top Eropa
-
Kecelakaan Bus Halmahera di Tol Sergai, 4 Orang Tewas
-
Berapa Gaji Mitra BPS Sensus Ekonomi 2026? Ini Syarat dan Link Resmi Daftarnya
-
Trio Mobil Turbo Termurah Cocok untuk Mahasiswa: Bertenaga, Irit, tapi Jangan Coba Isi Pertalite
-
Ayah Meninggal Dunia, Hansi Flick Meneteskan Air Mata usai Barcelona Kunci Gelar La Liga