SUARA BANDUNG BARAT - Lebaran tahun ini, saatnya kamu menikmati siaran depan televisi. Apalagi SCTV akan menyuguhkan sebuah film berjudul “Yowis Ben 2”.
Film “Yowis Ben 2” ini merupakan sebuah film yang dirilis tahun 14 Maret 2019. Namun lebaran nanti, kamu dapat menyaksikannya di sebuah channel televisi, SCTV.
SCTV juga dikabarkan akan menyajikan berbagai film layar lebar yang ditayangkan saat lebaran ini. Satu diantaranya adalah film “Yowis Ben 2”.
Namun sebelum menyaksikan film layar lebar di SCTV, mari simak alur cerita film “Yowis Ben 2”, dikutip dari akun youtube Review Anyaran.
Film “Yowis Ben 2”
Film “Yowis Ben 2” dimulai saat Doni yang mau mengutarakan perasaannya kepada gadis idamannya dan berharap diterima agar status jomblonya hilang. Namun, ditolak oleh wanita itu.
Sementara Nando, bermasalah dengan ayahnya yang ingin menikah lagi, sedangkan Yayan diam-diam malah menikah.
Sementara itu, saat Bayu pulang ke rumah, ia mendengar pembicaraan ibunya dengan pemilik kontrakan dimana mereka mau diusir. Bayu memilih tidak berkuliah karena kasihan pada ibunya.
Ia lalu menemui Cak John dan menanyakan cara mendapatkan uang. Cak John pun memberikan saran yaitu harus dapat job manggung yang banyak.
Baca Juga: Sinopsis The Strange Thing About the Johnsons yang Viral di TikTok
Cak John menawarkan Yowis Ben ke beberapa tempat dan akhirnya band tersebut mendapatkan banyak jadwal manggung. Manggung pertama berlokasi di Lembaga penjara, dan saat perform para tahanan tidak suka lagu-lagu mereka dan ingin menghajar mereka.
Manggung kedua, di taman kanak-kanak. Saat manggung, anak-anaknya malah mengganggu performa mereka.
Manggung ketiga, mereka lakukan di tempat sunatan massal. Namun, yang membuat rusuh adalah manajer mereka, yaitu Cak John yang membagi-bagikan baju Yowis Ben sehingga orang-orang pada rebutan ditengah-tengah yang sudah sunatan.
Saat Doni dan Bayu keluar malam, mereka hampir menabrak mobil. Orang dalam mobil itu ternyata seorang manajer dari Bandung bernama Cak Jim dan seorang asistennya bernama Marion.
Ternyata, manajer ini malah menawarkan kontrak kerja untuk Yowis Ben di Bandung dan menjanjikan mereka akan lebih terkenal jika ikut dengannya di Bandung.
Lalu, mampukan Yowis Ben terkenal di Bandung?
Saksikan film “Yowis Ben 2” di SCTV, pada hari Minggu, (23/4/2023) pukul 12.00 WIB.
Nah, itulah alur cerita film “Yowis Ben 2”. Film layar lebar yang akan mengisi waktu lebaran penonton di rumah. (*)
Sumber: akun youtube Review Anyaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara