SuaraBandungBarat.id - Jessica Mila resmi menikah dengan Yakup Hasibuan pada hari ini, Jumat (5/4), di Gereja HKBP Rawamangun, Jakarta Timur.
Terpantau pernikahan Jessica Mila dengan Yakup digelar dengan adat Batak. Sejumlah teman-teman artis sampai advokat datang ke pernikahan mereka.
Pasangan itu terlihat khidmat menaiki altar dengan menggunakan pakaian serba putih. Sesampainya di altar, pendeta kemudian membacakan ketentuan-ketentuan pernikahan di hadapan keduanya.
Dari sebelum pernikahan digelar, Jessica Mila sudah bagikan momen persiapan di Story Instagram. Pakai gaun panjang berwarna putih lengkap dengan veilnya, artis kelahiran 3 Agustus 1990 itu semakin pancarkan pesona di hari bahagianya.
Acara pemberkatan pernikahan pasangan yang diketahui terpaut usia 3 tahun ini berlangsung khidmat. Saat mengucap janji suci, keduanya tampak tegang dan tak kuasa menahan haru.
"Bersediakah saudara mengasihi, memahami dia, dan menanggung segala kekurangan dia, dan berjanji tidak akan menceraikan dia sampai maut memisahkan," kata pendeta di acara pemberkatan pernikahan Yakup dan Jessica dalam tayangan YouTube yang dikutip pada Jumat (5/5).
"Iya, saya bersedia," jawab Yakup Hasibuan.
Pertanyaan serupa kemudian disampaikan pendeta kepada Jessica Mila pada momen tersebut.
Jessica pun juga mengaku siap menjadi istri yang setia terhadap Yakup sampai maut memisahkan.
Baca Juga: Ferry Irawan Dituntut Hukuman 1.5 Tahun Penjara Terbukti Lakukan KDRT Venna Melinda
"Bersediakah saudara menghendaki Yakup menjadi suami, mengasihi dengan sepenuh hati, bersama-sama dia melakukan kehidupan yang kudus, memahami dia, dan menanggung kekurangan dia, dan tidak akan menceraikan dia sampai sampai maut memisahkan," tanya pendeta.
"Iya, saya bersedia," lanjutnya.
Pendeta akhirnya menyatakan Yakup Hasibuan dan Jessica Mila sudah sah menjadi sepasang suami-istri.
Pendeta berujar bahwa pernikahan Yakup dan Jessica yang dipersatukan oleh Tuhan itu tidak boleh dipisahkan oleh manusia.
"Di dalam nama bapa, saya menyatakan yang dipersatukan oleh Allah, tidak boleh diceraikan oleh manusia, amin," kata pendeta. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Ferry Irawan Dituntut Hukuman 1.5 Tahun Penjara Terbukti Lakukan KDRT Venna Melinda
-
Innalillahi, Adik Ussy Sulistiawaty Meninggal Dunia
-
Madura United Pertahankan Lee Yu Jun, Ricki Ariansyah dan Malik Risaldi
-
BNI Catat Pertumbuhan Transaksi LCS Sebesar 44,2%
-
David Yulianto Koboi Jalanan Penganiaya Soper Taksi Online di Jakarta Barat Ternyata Cuma Karyawan Swasta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan