/
Jum'at, 19 Mei 2023 | 19:29 WIB
Potret Kemenangan Timnas Sepakbola di ajang SEA Games Kamboja 2023 (Source: Instagram @ericktohir)

SuaraBandungBarat.id - SEA Games yang merupakan ajang kompetisi olah raga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara terlah resmi berakhir.

pada SEA Games tahun ini,  Kamboja kamboja berkesempatan menjadi tuan rumah bagi 11 kontestan negara ASEAN.

Perhelatan olahraga tersebut pun sudah rampung dengan Vietnam yang menempati posisi pertama dengan perolehan medali yaitu; 136 emas, 105 perak, dan 114 perunggu.

Sementara itu, Indonesia menempati urutan ke-3 dengan perolehan medali yaitu; 87 emas, 80 perak, dan 109 perunggu.

Menariknya hari ini Jumat, 19 Mei 2023 merupakan jadwal perayaan dan arak-arakan atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia di perhelatan tersebut.

Akan tetapi berita kurang sedap datang dari Atlet renang Indonesia yang diduga merasa kurang dihargai dan menganggap bahwa acara tersebut cenderung menganakemaskan cabor sepakbola.

I Gede Siman berpendapat bahwa arak-arakan cenderung memberikan perbedaan terhadap atlet lain yang menurut I Gede Siman sama-sama bejuang dan berprestasi.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga RI saat ini, Dito Ariotedjo, memberikan respons terkait kabar yang viral tersebut.

"Memang tadi Siman atlet renang itu sebenarnya itu teman saya [...] tapi memang karena menunggu atlet bola tadi akhirnya juga kita putuskan kita langsung mulai acaranya, dan ternyata ada kekecewaan dari atlet renang, Siman," ujar Dito dikutip dari Youtube Was Was hari Jumat (19/5/2023).

Baca Juga: Jawaban Chris Martin saat Ditanya Kemungkinan Konser 2 Hari di Jakarta

Siman diketahui kecewa karena dirinya sudah menunggu lama datangnya atlet cabor sepakbola. Hal tersebut sebenarnya karena antusias masyarakat yang senang terhadap atlet cabor Sepakbola.

"memang pasti ada yang tidak nyaman dan kita sangat mohon maaf. Semoga ini menjadi budaya baru [...] dan saya harap cabor-cabor lain nantinya juga bisa mengikuti mengapresiasi atletnya ketika pulang dari multi event atau internasional event untuk bisa disemarakkan seperti ini," tambah Dito. (*)

Load More