/
Senin, 29 Mei 2023 | 23:27 WIB
Berikut adalah tiga rekomendasi lagu tentang sufisme. (YouTube)

Tak ada yang lain selain dirimu
Yang selalu kupuja
Wo uh wo
Ku sebut namamu
DI setiap hembusan nafasku
Kusebut namamu
Kusebut namamu

Tak ada yang lain selain dirimu
Yang selalu kupuja
Wo uh wo
Ku sebut namamu
DI setiap hembusan nafasku
Kusebut namamu
Kusebut namamu

2. Kepada Noor - Panji Sakti

Lagu yang sempat viral belakangan ini mempunyai makna penuh cinta yang mendalam. Lagu ini ditulis sebagai ungkapan cinta Syarip Hidayat kepada istrinya Siti Nurbaya.

Namun, kandungan lirik yang terkandung di dalamnya juga banyak dikaitkan dengan sufisme karena begitu filosofis dan menyentuh.

Berikut adalah lirik lagu Kepada Noor :

Seperti butung yang sedang membuat sarang
Daro rumput dan ilalang
Di wajah-Mu kusematkan

Rindu adalah perjalanan mengurai waktu
Menjelma pertemuan demi pertemuan
Catatannya tertulis di langit malam
Di telaga dan di ujung daun itu

Rindu mengekal menyebut nama-Mu
berulang-ulang

Baca Juga: Tyronne del Pino Tak Sabar Gabung Persib Bandung

Rindu mengekal menyebut nama-Mu
berulang-ulang

Rindu mengekal menyebut nama-Mu

Seperti burung yang sedang membuat sarang
Dari rumput dan ilalang
Kususri setiap keindahan

Di wajah-Mu kusematkan
Uu-uu-uuu

Rindu adalah perjalanan mengurai waktu
Menjelma pertemuan demi pertemuan
Catatannya tertulis di langit malam
Di telaga dan di ujung daun itu

RIndu mengekal menyebut nama-Mu
berulang-ulang

Rindu mengekal menyebut nama-Mu
berulang-ulang

Rindu mengekal menyebut nama-Mu
berulang-ulang

Rindu mengekal menyebut nama-Mu
berulang-ulang

Berulang-ulang
Berulang-ulang
Berulang-ulang
Berulang-ulang
Berulang-ulang

Rindu mengekal menyebut nama-Mu. 

3. Pun - Iwan Fals

Lagu yang dinyanyikan Iwan Fals ini wajib masuk playlist mu untuk didengarkan saat menikmati sepi dan sendiri.

Alunan gitar dan suara Iwan Fals menciptakan harmoni tentang kehidupan.

Berikut adalah liriknya :

Pun

Aku adalah kesadaran yang berkelindan
Dengan kesadaran-kesadaran yang lain
Beresonansi menciptakan gelombang-gelombang
Yang menghidupkan hidup

Aku adalah masa sekarang
Yang membiarkan masa lalu mengkristal
Menjadi sekarung ingatan
Dan merindu masa yang akan datang
Dengan sejuta misterinya

Aku adalah engkau
Yang terduduk dalam segala penantian
Yang riuh dalam sunyi
Yang sendiri di keramaian

Aku adalah yang kau butuhkan
Seperti aku membutuhkanmu
Dan menjadi esa
Menahbiskan bahwa keakuan sejatinya
Adalah jamak yang tunggal

Aku adalah kau yang dilumat waktu
Yang bergerak lurus ke depan
Waktu yang tak mengenal apa dan siapa
Yang lambat maka ia tertinggal
Yang bergegas maka ia berpaut

Namun tak penting
Apakah aku tertinggal atau berpaut
Yang terpenting ialah

Kita yang senantiasa memaknai
Setiap derap langkah waktu yang teratur
Melintas menuju khitahnya

Aku adalah kau
Yang sejatinya tunduk pada harmoni
Mengakui bahwa perbedaan
Adalah sebuah keindahan yang luhur

Aku adalah kau
Yang merupakan satu dari jutaan benih lainnya
Yang disemai di hamparan semesta raya
Tumbuh menjadi wakil-wakil keagungan Illahi
Yang mengasihi dan menyayangi

Aku adalah kau
Yang mula dengan lahir
Yang usai dengan mati
Kau
Pun aku

Mm-mm, mm
Mm-hm, mm

Demikianlah tiga rekomendasi lagu tentang sufisme yang dapat nikmati menemani aktifitas keseharianmu. (*)

Load More