/
Kamis, 15 Juni 2023 | 19:45 WIB
Sekuriti Perumahan Green Permata berikan kesaksian pada persidangan Mario Dandy. (pmjnews.com / Fajar)

SUARA BANDUNG BARAT - Sekuriti Perumahan Green Permata, Jakarta Selatan, Abdul Rasyid hadir sebagai saksi pada persidangan Mario Dandy.

Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan menjalani persidangan ketiganya hari ini, Kamis (15/6/2023) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Pada kesaksiannya, Abdul Rasyid menceritakan sikap Mario Dandy setelah melakukan penganiayaan terhadap David Ozora.

Abdul Rasyid menjelaskan jika sikap Mario Dandy saat itu masih arogan hingga sempat membentak dirinya yang berusia lebih tua.

Bahkan menurut Abdul Rasyid, saat dirinya meminta identitas, Mario Dandy enggan memberikannya hingga terpaksa mengancamnya dengan borgol.

Abdul Rasyid meminta rekannya untuk mengambil borgol dan akan memborgol Mario Dandy yang tidak mau memberikan identitasnya.

"Pertama ngga ada, ngaku ngga ada, ngga ada, ngga ada. Akhirnya saya emosi, saya panggil pak Burhanuddin, ‘Bur ambil borgol bur’,” kata Abdul Rasyid yang dikutip dari pmjnews.com pada Kamis (15/6/2023).

Baru setelah Abdul Rasyid akan mengambil borgolnya, Mario Dandy merespon, tapi hanya bersedia menyerahkan SIM saja.

“Pas saya ambil borgol baru Mario agak melemah ‘Yaudah tapi SIM aja ya’ kata mario. ‘Yaudah ngga apa-apa oke sim’,” imbuhnya menirukan percakapan dengan Mario Dandy saat itu.

Baca Juga: Kiky Saputri Beri Balasan Menohok Usai Disindir Cantik Berkat Make Up dan Filter

Meski sudah setuju untuk menyerahkan SIM-nya, menurut Abdul Rasyid, Mario Dandy tetap berbelit dan tidak mau memberikannya.

Akhirnya Abdul Rasyid mengikuti Mario dandy mengambil kartu identitasnya di pintu kanan mobil, tapi tetap tidak diberikan kepadanya.

“Akhirnya saya ke mobil bareng-bareng sebelah kanan, dia ngambil dompet di pintu sopir mobil itu dibuka terus keluar tapi ngga mau ngasih lagi kan,” jelasnya.

Pada saat itu juga menurut Abdul Rasyid, Mario Dandy justru pergi ke belakang mobilnya menuju samping kiri.

Abdul Rasyid kemudian mencari kesempatan untuk mengambil identitas Mario Dandy hingga akhirnya berhasil mendapatkannya meskipun secara paksa.

“Dia muter lagi ke belakang akhirnya ke sebelah kiri akhirnya saya paksa dapet,” tuturnya.(*)

Load More