SUARA BANDUNG BARAT - Persib Bandung menjalani sesi latihan pertamanya pada tur pramusim di Yogyakarta, Jumat (16/6/2023).
Tim besutan Luis Milla menggelar sesi latihan di Lapangan Yogyakarta Independent School, dan mendapat kabar baik.
Sebab, penjaga gawang Persib, Teja Paku Alam yang sebelumnya sempat diterpa cedera, kini sudah tidak berlatih terpisah.
Teja tampak sudah bergabung dengan kiper lainnya di bawah asuhan pelatih Luizinho Passos.
Dalam latihan ini, Zalnando dan kawan-kawan diberikan porsi latihan dengan tensi sedang.
Di beberapa sesi, seperti sentuhan, dan penguasaan bola menjadi fokus juru taktik asal Spanyol tersebut.
Di akhir sesi, seluruh pemain menggelar small side game. Selain memberikan komando latihan, Milla turut serta dalam sesi tersebut.
Sementara, Dedi Kusnandar, dan Reky Rahayu menjalani latihan terpisah. Sebab keduanya harus mendapat latihan khusus untuk pemulihan cedera ringan yang dialaminya saat kontra Dewa United.
Luis Milla memastikan, setelah program pramusim rampung, ia akan melakukan evaluasi berdasarkan performa timnya, termasuk dalam tur Yogyakarta.
Baca Juga: MPR RI Soroti Kasus Pencabulan Terhadap Anak di Bogor: Harus Dilakukan Pencegahan
"Sekarang masih sulit (penilaian). Tapi, pemain sudah bekerja dengan sangat baik, dan menampilkan sikap yang juga baik, termasuk ketika mereka mulai berpikir untuk bermain secara kolektif," kata Luis Milla.
Sebelumnya, Persib sudah menjalani uji tanding melawan Persib U-21, Bandung United (Liga 3), dan Dewa United (Liga 1).
"Inilah pemain-pemain yang saya inginkan," tambah juru taktik asal Spanyol itu.
Eks peracik taktik Timnas Indonesia ini berharap, seluruh pemain terus meningkatkan kemampuannya, berkembang, dan bersaing secara sehat untuk bisa berkontribusi terhadap tim.
"Mereka harus berjuang mendapatkan satu tempat, karena hanya 11 pemain yang bertanding, bukan 32. Untuk saat ini, akan lebih baik bagi pemain untuk terus bekerja," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Investor Asing Masih Kabur, Net Sell Tembus Rp72,98 Triliun Sepanjang 2026
-
4 Night Cream Retinol Kunci Wajah Kencang dan Tetap Awet Muda di Usia 35-an
-
LPDB Koperasi Dorong KDKMP Papua Naik Kelas Lewat Program Inkubasi dan Akses Dana Bergulir
-
Kemenhub Akan Koordinasi dengan Malaysia Soal Pilot yang Menyelundupkan Narkoba
-
5 Alasan Kenapa Jalur Pesisir Pandeglang Jadi Surga Baru Buat Komunitas Sepeda
-
Arogansi Pengendara dan Hilangnya Budaya Sabar: Saat Hak Pejalan Kaki di Jalan Raya Terabaikan
-
Jadi Best Seller, Novel Better Than the Movies Siap Hadir dalam Versi Film
-
Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard
-
Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan