/
Minggu, 18 Juni 2023 | 19:02 WIB
Sandiaga Uno menunjukkan kartu anggota PPP, yang sekarang ini diusulkan sebagai cawapres untuk Ganjar Pranowo. ((Twitter.com/Sandiaga Salahuddin Uno))

SUARA BANDUNG BARAT - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyakini, bahwa kedekatannya dengan anak muda menjadi modal besar untuk dipilih mendampingi.

Sebelumnya, Sandiaga Uno diusulkan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai calon wakil presiden Ganjar Pranowo.

"Saya selalu optimistis, karena saya meyakini bahwa yang merepresentasikan anak muda justru optimisme semangat untuk berkontribusi positif demi kemajuan bangsa dan negara," kata Sandiaga, Minggu (18/6/2023).

Ia menilai menjadi seorang cawapres berjiwa muda adalah sebuah tugas penting untuk memastikan aspirasi generasi muda bisa diperjuangkan.

Hal tersebut, dinilai juga selaras dengan visi dari calon presiden besutan PDI Perjuangan, yakni Ganjar Pranowo.

"Generasi muda ini harus kita pastikan terlibat dalam kontestasi demokrasi, memberikan kontribusi untuk Indonesia maju, karena waktu kita sangat sempit," katanya.

"Bonus demografi hanya bisa memberikan kontribusi 15 tahun ke depan, jika bisa mengonversi dengan kemajuan dari segi peningkatan pendapatan per kapita," tambahnya.

Berdasarkan data yang ia miliki, untuk Pemilu 2024 ada lebih dari 50 persen pemilik suara, yang merupakan generasi milenial, dan generasi Z dengan usia di bawah 45 tahun.

Menurut Sandiaga Uno, di sini letak tugas beratnya, yaitu menawarkan pemimpin yang relevan dengan yang anak mudah harapkan.

Baca Juga: Gerindra Sebut Tak Ada Yang Spesial Di Pertemuan AHY-Puan

Lebih lanjut, kata Sandi, dan dari pandangannya yang dibutuhkan adalah percepatan pembangunan dan ekonomi digital serta kreatif.

"Pariwisata ini juga dekat dengan generasi milenial, dekat dengan aktifitas healing, ini yang harus kita kemas dengan baik, fokus pada bidang ekonomi kekinian yaitu produk kreatif," katanya.

Kendati begitu, Sandiaga mengaku masih mengikuti arahan partai, sehingga belum ada pertemuan dengan Ganjar Pranowo. (*/ANTARA)

Load More