SUARABANDUNGBARAT - Gak Butuh Tes DNA Lagi! Wenny Ariyani Tuntut Hal Ini dari Rezky Aditya.
Wenny Ariyani memberikan update terbaru mengenai kasus anaknya yang melibatkan Rezky Aditya.
Wenny menyatakan bahwa pihak pengacara Rezky telah mengirimkan surat meminta tes DNA.
Namun, Wenny telah menyerahkan sepenuhnya langkah-langkah selanjutnya kepada tim kuasa hukumnya.
Beberapa waktu lalu, Wenny dan tim kuasa hukumnya telah memutuskan untuk membuka SP3 laporan pidana di Polres Selatan.
Alasannya, karena putusan Mahkamah Agung (MA) tidak menyebutkan bahwa tes DNA wajib dilakukan dalam kasus ini.
Oleh karena itu, tes DNA akan dilakukan bersamaan dengan pembukaan SP3 untuk memastikan keselamatan dan kejelasan proses.
Wenny menjelaskan bahwa alasan pengacaranya memberikan jawaban tertentu dalam surat balasan adalah karena ingin memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai dengan putusan MA.
Selain itu, Wenny juga menegaskan bahwa selama proses hukum berlangsung, dia tidak pernah berkeinginan untuk melihat Rezky dipenjara.
Baca Juga: Tak Muluk-Muluk, Ini Yang Diminta Wenny Ariani dari Rezky Aditya
Namun, dia berharap agar Rezky dapat bertanggung jawab atas anak yang tidak diakui dan sudah lama ditinggalkan.
Menurut Wenny, kasus ini bukan sekadar masalah pribadi, karena publik sudah mengetahui sebagian besar dari situasi ini.
Dilansir dari Youtube StarPro, dia mengungkapkan bahwa Rezky selalu bersembunyi di balik pasangannya, Rizki, dan jarang tampil ke depan untuk menghadapi masalah ini.
Wenny menyatakan bahwa Rezky seharusnya berani tampil menghadapi kenyataan dan bertanggung jawab sebagai seorang ayah.
"Kita semua sudah tahulah netizen pun tidak bodoh gitu kan, artinya Rezky selalu bersembunyi di balik pasangannya Rezky tidak pernah tampil, selalu dia di belakang pasangan nih ya kan buat saya begitu jadi berani dong tampil, saya tidak masalah, saya tidak punya perkara atau masalah dengan pasangan Rezky," ungkap Wenny dilansir dari Youtube StarPro.
Dalam kasus ini, Wenny berharap bahwa putrinya, Keke, dapat memiliki kekuatan hukum yang jelas mengenai statusnya. Dia berjuang untuk hak Keke agar diberikan hak yang layak sebagai anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati