SUARABANDUNGBARAT - Kisah Horor: Ada Kepala Buntung di Empang Warga yang Bikin Geger.
Sebuah Kampung sempat dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa kepala di Empang milik Pak Haji Bidin, seorang juragan ternak ikan lele yang terkenal di wilayah itu. Kejadian ini mengguncang warga setempat dan membuat suasana kampung menjadi mencekam.
Korban bernama Bahir, anak dari Pak Haji Bidin, yang mewarisi usaha ternak lele ayahnya. Bahir meninggalkan dua orang saudaranya, Abdullah dan Kusmayadi, yang juga ikut dalam bisnis keluarga tersebut. Namun, ketegangan muncul di antara mereka terkait pembagian warisan yang dianggap tidak adil.
Pak Haji Bidin sendiri merasa bingung dan berat hati saat memutuskan untuk mewariskan usahanya kepada anak-anaknya. Dia ragu apakah Abdullah dan Kusmayadi dapat menjalankan usaha tersebut dengan baik, mengingat mereka belum terlalu berpengalaman. Namun, dia berharap agar bisnis keluarga tersebut bisa menjadi warisan berharga bagi anak cucunya di masa depan.
Namun, keluarga tersebut harus menghadapi tragedi yang tak terbayangkan. Bahir ditemukan tewas dengan kepala yang terpisah di kolam empang milik keluarga. Polisi segera melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi mayat tersebut sebagai Bahir.
Dilansir Suara Bandung Barat dari Youtube Gusti Gina, Kusmayadi, salah satu karyawan di perusahaan ikan lele milik Pak Haji Bidin, akhirnya menjadi saksi kunci dalam kasus ini.
Dia mengaku melihat kejadian saat Bahir dibunuh oleh kakaknya, Abdullah. Bahir tewas karena sakit hati, karena gaji yang seharusnya diterimanya tidak dibayarkan oleh sang kakak selama 2 bulan.
Pengakuan Kusmayadi mengungkapkan bahwa Abdullah membunuh Bahir di tengah pertengkaran mereka di kebun belakang.
Setelah membunuh Bahir, Abdullah mencoba menutupi tindakannya dengan menyembunyikan mayat adiknya di kolam empang dengan menggunakan tali dan batu pemberat.
Baca Juga: Kumpulan Cerpen Horor Terseram versi Nerrorist Part 2
Pak Haji Bidin, yang sangat terpukul dengan kejadian ini, akhirnya mewasiatkan agar warisannya dibagi secara adil dan setara antara ketiga anaknya. Dia berharap agar ketegangan dan pertikaian keluarga dapat dihindari.
Kejadian mengerikan ini juga meninggalkan cerita tentang munculnya hantu tanpa kepala yang menghantui Empang milik Pak Haji Bidin dan warga setempat. Meskipun sekarang kasus ini sudah terpecahkan, desas-desus tentang keberadaan hantu tetap menghantui pikiran warga di kampung tersebut.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide
-
Dirasuki Roh Wanita Joseon, Ini Karakter Lim Ji Yeon dalam My Royal Nemesis
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
Minji NewJeans Muncul usai Lama Vakum, Pertanda Comeback? Ini Kata ADOR
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Promo Wingstop Mei 2026, Hematnya Juara Rp 24 Ribuan
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian
-
Timnas Indonesia U-17 Bisa Segel Tiket ke Piala Dunia, Ini Hitung-hitungannya
-
Tak Disangka, Ucapan Sang Anak Jadi Pemicu Nikita Willy Putuskan Berhijab di Ramadan 2026
-
Resmi Dibuka! Ini Panduan Lengkap dan Jadwal SPMB Makassar 2026, Wajib Tahu Agar Tidak Terlewat