SUARA BANDUNG BARAT- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB melakukan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak musim kemarau.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Jarot Prasetyo mengatakan, sejauh ini sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung Barat telah menerima suplai air bersih.
"Kamu mendistribusikan air bersih untuk dua kecamatan yakni wilayah Gunungmasigit Kecamatan Cipatat, dan Kecamatan Ngamprah,” katanya, Selasa (15/8/2023).
Ia menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kemarau pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak.
"Untuk memenuhi kebutuhan air bersih kami sudah bekerja sama dengan Perumda Tirta Raharja Kabupaten Bandung," katanya.
"Jika ada permintaan dari wilayah maka BPBD KBB akan berkoordinasi dengan perusahaan air bersih milik Pemkab Bandung itu," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Tarkopa menuturkan, sedikitnya ada 6 RW sumur warga yang sudah tak mengeluarkan air.
"Kesulitan air bersih sudah mulai terasa sejak tiga bulan terakhir. Sumber air yang selama ini digunakan warga seperti sumur dan mata air sudah tak lagi mengeluarkan air," katanya.
Ia menyebut, warga yang kesulitan air bersih sebanyak 750 kepala keluarga (KK). Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga membeli dengan harga Rp 60 ribu sampai Rp 75 ribu per 1000 liter.
Baca Juga: Berbaiat ke ISIS 2014, DE Terpapar Paham Terorisme Sebelum Masuk PT KAI
"Ada yang membeli patungan, ada juga yang beli sendiri. Untuk 1.000 liter hanya cukup untuk 5 hari," tandasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan