SUARABANDUNGBARAT- Setelah menjalani masa tahanan terkait kasus KDRT yang melibatkan Venna Melinda, Ferry Irawan akhirnya bisa menghirup udara bebas.
Pengadilan menyatakan bahwa ia tidak terbukti melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap mantan istrinya.
Dalam wawancara eksklusif dengan acara Intens Investigasi di saluran YouTube mereka, Ferry Irawan membagikan perasaan dan rencananya usai bebas.
"Tuhan Yang Maha Esa, saya bisa kembali berkumpul dengan pintu surga saya, dengan saudara, kerabat, sahabat, apapun itu. Yang pasti, saya bersyukur, bersyukur, dan bersyukur, karena semua itu sudah menjadi ketetapan dan kehendak Allah Tuhan Yang Maha Kuasa," jelasnya.
Ferry juga berbicara tentang rencananya ke depan, termasuk bagaimana ia akan menjalani hidupnya setelah melewati masa yang sulit.
"Yang pertama, saya menenangkan diri, berkumpul sama keluarga. Terus yang kedua, yang pasti kedepannya saya mau ngurusin ibu saya dulu. Saya juga fokus sama karir, fokus dengan kerjaan, dan menata hidup yang lebih baik lagi. Nggak tahu soalnya, saya baru keluar nih," tukasnya.
Dalam pengadilan, Ferry Irawan dinyatakan tidak bersalah dalam tuduhan KDRT. Pengadilan menyatakan bahwa tindakan yang dituduhkan kepadanya tidak terbukti.
Pengacaranya, Bang Sunan, menjelaskan, "Karena kalau kita melihat kasus ini sejak awal yang dicanangkan atau yang digadang-gadang itu selalu pasal 44 ayat 1 yaitu dugaan KDRT berat. Justru oleh pengadilan, dinyatakan Bapak Ferry tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga."(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi