SUARA BANDUNG BARAT - Keputihan merupakan kondisi yang sering dialami sebagian wanita.
Umumnya, keputihan yang dipengaruhi hormon bersifat normal.
Seperti pada ibu hamil ataupun menjelang datangnya fase haid.
Namun, sebagian wanita mengalami keputihan dengan kondisi tidak biasa dan tak kunjung sembuh.
Bandungbaratsuara.com melansir dari akun TikTok dr. Intan Rachmita, MKM @drintanrachmita ada beberapa faktor keputihan yang harus diperhatikan.
Pertama, pengobatan yang diberikan pada kasus keputihan haruslah sesuai dengan penyebabnya.
“Jadi kalo misalnya keputihannya karena bakteri, apakah pemberian antibiotiknya sudah tepat ya?” kata dr. Intan.
dr. Intan menambahkan jika antibiotik tepat, perlu dilihat resistensi atau tidak pada tubuh.
Cairan keputihan perlu dicek laboratorium untuk menentukan penyebab.
Baca Juga: Lowongan Kerja dari PT Faber-Castell International Indonesia, Berikut Posisi yang Tengah Dibutuhkan
Bakteri, jamur, dan parasit virus bisa jadi penyebab.
Kedua, perlu dicermati apakah cenderung ke arah keganasan.
“Maka harus diinspekulo jika sudah menikah apakah ada lesi pra kanker, baik melalui IVA tes atau papsmear,” papar dr. Intan.
Ketiga, terjadinya infeksi pingpong atau keputihan berulang dan menahun.
Kondisi di mana wanita mengalami keputihan patologis.
Kuman dan infeksi menular seksual dapat menjadi penyebabnya.
Berita Terkait
-
Sosok Wanita Korban Kecelekaan Teror Ojol, Kisah Horor Pengendara Jalan
-
Cium Bau Wangi Hingga Diikuti Selendang Merah, Kisah Mistis Masinis Kereta Api
-
CEK FAKTA: Lesti Kejora Disindir Ustaz Abdul Somad Gegara Ini, Benarkah?
-
Link Download Video Youtube dan TikTok Via Snaptik, SSSTIKTOK, dan SaveFrom.Net Gratis: Anti Gagal!
-
Sempat Di Puja-Puji, Kini Inara Rusli Malah Mau Dibully?.
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sinopsis Drama 'Ima kara, Shinyu Yameyo ka', Dibintangi Okamoto Natsumi
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Variety Show Office Worker 3 Siap Tayang, Gong Hyo Jin Jadi Tamu Perdana
-
Piala Dunia 2026 dan Poin Perdana Qatar yang Sejatinya Tak Begitu Membantu Mereka di Kontestasi
-
Proyek Dapur MBG Belum Bayar Rp3,5 Miliar, Pengusaha Mengadu ke Pemprov Kaltim
-
Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Jurgen Klopp Kecam Water Break di Piala Dunia 2026: Sepak Bola Disandera Iklan!