SUARABANDUNGBARAT - Keluhan gatal-gatal, kemerahan, dan rasa perih di area selangkangan adalah masalah umum yang sering dialami oleh banyak orang, termasuk pria dan wanita.
Namun, gejala ini dapat menjadi tanda adanya infeksi jamur, yang juga dikenal sebagai tinea cruris atau kurap selangkangan.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh Dokter Saddam Ismail di platform YouTube, dia memberikan informasi mengenai penyebab, gejala, pengobatan, dan pencegahan kurap selangkangan.
Berikut adalah penjelasan yang disampaikan oleh Dokter Saddam Ismail:
Menurutnya, kurap selangkangan disebabkan oleh infeksi jamur yang terutama disebabkan oleh Trichophyton rubrum.
Jamur ini berkembang di area selangkangan karena gesekan, kelembaban, dan kehangatan yang sering terjadi di daerah tersebut. Selain itu, kurap selangkangan dapat menular dan sering terjadi pada orang yang sering berkeringat, seperti atlet.
Ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kurap selangkangan.
Faktor-faktor ini meliputi seringnya berkeringat, kegemukan atau obesitas, penggunaan pakaian yang ketat dan lembab, penggunaan celana dalam basah, dan kontak fisik dengan orang yang menderita kurap selangkangan.
Gejala yang paling dominan dari kurap selangkangan adalah gatal yang sangat mengganggu. Gatal ini dapat membuat seseorang ingin menggaruk area yang terkena, yang dapat berisiko menyebabkan lecet.
Selain gatal, gejala lain termasuk kemerahan, ruam, kulit bersisik, dan rasa perih. Gejala ini biasanya memburuk saat beraktivitas atau berkeringat.
Pengobatan
Pengobatan kurap selangkangan melibatkan langkah-langkah tertentu. Pertama-tama, bersihkan area yang terkena dengan air hangat dan sabun yang lembut tanpa pewangi.
Selanjutnya, gunakan krim anti-jamur, seperti krim ketoconazole, yang dapat dibeli di apotek.
Baca Juga: Sering Merasa Gatal di Area Selangkangan? Ini Dia Cara Mengatasinya
Krim ini harus dioleskan tipis-tipis ke area yang terkena setelah benar-benar dikeringkan.
Penggunaan krim dapat diulangi beberapa kali sehari, dan disarankan untuk tidak menggunakan celana dalam yang berkeringat selama proses penyembuhan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting