- Harga minyak dunia turun lebih dari 6 persen pada Rabu karena meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
- Presiden Donald Trump menangguhkan operasi militer di Selat Hormuz setelah Iran menjamin keamanan pelayaran di kawasan tersebut.
- Kedua negara sedang merundingkan kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik guna menjaga stabilitas pasokan energi global yang sempat terganggu.
Suara.com - Harga minyak mentah dunia anjlok lebih dari 6 persen pada perdagangan Rabu waktu setempat setelah muncul harapan baru terkait kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Penurunan dipicu keputusan Presiden Donald Trump yang menghentikan sementara operasi militer di Selat Hormuz setelah Teheran menjamin keamanan pelayaran di kawasan tersebut.
Pasar energi global mulai merespons positif meredanya ketegangan geopolitik yang sebelumnya mengancam pasokan minyak dunia.
Harga Brent dan WTI Merosot Tajam
Kontrak berjangka minyak Brent untuk pengiriman Juli turun 6,8 persen menjadi 102,45 dolar AS per barel, bahkan sempat menyentuh level di bawah 100 dolar AS.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah 6,4 persen ke level 95,69 dolar AS per barel.
Penurunan ini berbanding terbalik dengan tren beberapa pekan terakhir saat harga minyak melonjak akibat konflik dan blokade di Timur Tengah.
Laporan Axios menyebut Gedung Putih tengah mendekati kesepakatan dengan Teheran melalui nota kesepahaman satu halaman guna menghentikan konflik bersenjata.
Dokumen tersebut disebut memuat kerangka kerja awal, termasuk kemungkinan moratorium pengayaan nuklir Iran sebagai imbalan pencabutan sebagian sanksi ekonomi AS.
Baca Juga: Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
Trump Hentikan Operasi Militer
AS disebut bakal mencairkan dana Iran yang selama ini dibekukan sebagai bagian dari normalisasi jalur energi di Selat Hormuz.
Wall Street Journal melaporkan adanya rencana 14 poin yang memberi waktu satu bulan bagi kedua negara untuk merampungkan pembicaraan damai.
Trump melalui media sosialnya menyatakan operasi “Project Freedom” ditangguhkan atas permintaan Pakistan dan sejumlah negara lain.
“Dengan asumsi Iran setuju memberikan apa yang telah disepakati, Epic Fury akan berakhir dan Selat Hormuz dibuka kembali untuk semua,” tulis Trump.
Meski begitu, Trump tetap memperingatkan bahwa operasi militer bisa dilanjutkan jika Iran menolak poin-poin kesepakatan tersebut.
Berita Terkait
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS